Dinkes Bandung Bantah Isu Daerah Sukajadi Berstatus Red Zone

Menanggapi beredarnya sebuah pesan berantai berbentuk rekaman suara yang menyebutkan wilayah Sukajadi, Kota Bandung sudah jadi zona merah (red zone) Virus Corona baru atau Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Bandung membantahnya.


Ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita , kabar tersebut bohong atau hoaks.

Terkait meninggalnya residen anestesi, Rita juga membantahnya.

“Tidak ada residen anestesi yang meninggal karena covid-19. Sampai saat ini tidak ada petugas kesehatan yang diisolasi dan tidak ada 5 0rang yang suspect,” kata Rita dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Jum’at (20/3).

Rita menjelaskan, petugas medis yang melakukan kontak erat dengan pasien positif corona, mereka tergolong Orang Dalam Pemantauan (ODP) sesaui dengan pedoman pencegahan dan penanggulangan virus corona baru atau Covid-19 dari Kementerian Kesehatan. Dia menjamin para petugas medis tersebut terus dipantau kesehatannya oleh manajemen RS Hasan Sadikin.

“Sepuluh petugas kesehatan telah di test Covid-19 dan hasilnya selalu negatif,” sebutnya.

Rita juga memastikan RS Hasan Sadikin memberlakukan hygiene sanitasi sesuai standar yang berlaku dan menjamin keamanan dan keselamatan petugas serta masyarakat di sekitar.

Rita pun mengingatkan masyarakat agar tak mudah termakan isu-isu bohongyang beredar di media sosial tentang virus corona baru atau Covid-19. Dia mengimbau agar masyarakat yang ingintahu perkembangan terbaru soal virus Corona mengakses informasi valid melalui website resmi pemerintah.