Abaikan Peringatan Para Ahli, India Bersikukuh Buka Sekolah Dan Bioskop

Ilustrasi Bioskop/Net
Ilustrasi Bioskop/Net

Peringatan para ahli terkait dengan peningkatan infeksi Covid-19 tak digubris Pemerintah India. Pemerintah tetap bersikukuh untuk membuka kembali sekolah, bioskop dan kolam renang.


Padahal, kata para ahli, India berpotensi menjadi negara paling terinfeksi di dunia.

Dilansir Kantor Berita Politik RMOL, India sudah mencatat lebih dari 6,2 juta kasus Covid-19, terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS), dengan lebih dari 97 ribu kematian.

"Untuk pembukaan kembali sekolah dan lembaga pembinaan, pemerintah (negara bagian dan teritori) telah diberi keleluasaan untuk mengambil keputusan setelah 15 Oktober, secara bertingkat," ujar Kementerian Dalam Negeri setempat, Rabu (30/9).

Dalam pengumuman yang disampaikan Kemendagri, kelas tatap muka akan dilakukan untuk siswa berusia 14 hingga 17 tahun di semua sekolah. Pekan lalu, pembukaan kelas hanya dilakukan di beberapa negara bagian.

Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan kembali layanan kereta, metro, penerbangan domestik, pasar, dan restoran.

Pembukaan sejumlah fasilitas publik tersebut merupakan upaya pemerintah India untuk secara bertahap memulai kembali kegiatan ekonomi yang terpukul parah oleh kuncian. Di mana jutaan orang kehilangan mata pencaharian.

Perlu diketahui, virus corona pada awalnya menyerang wilayah wilayah metropolitan utama termasuk pusat keuangan Mumbai dan ibukota New Delhi. Tetapi kemudian menyebar ke banyak negara bagian hingga pedesaan, yang memiliki sistem perawatan kesehatan yang rapuh.