Ada Tapi Mahal, Implan Gigi Buatan Anak Bangsa Tengah Digarap Unpad

Ilustrasi implan gigi/Net
Ilustrasi implan gigi/Net

Penelitian terkait pembuatan implan gigi merah putih atau implan gigi buatan Indonesia dilakukan tim peneliti Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai Ira Komara.


Penelitian tersebut saat ini sudah menghasilkan prototipe untuk kemudian dilakukan evaluasi. Saat ini, penelitian yang dilakukan dari hibah Riset Inovatif Produktif (Rispro) Invitasi LPDP tahun 2019 itu sedang dilakukan dengan mengimplementasikan prototipe implant pada hewan coba.

"Ada lebih kurang 40 yang sudah kami implementasikan implan prototypenya,” ungkap Ira.

Penelitian itu dilakukan atas keinginan tersedianya implan gigi anak bangsa yang murah dan bisa dimanfatakan oleh banyak orang. Saat ini belum ada implan gigi asli buatan Indonesia. Implan gigi yang ada saat ini pun terbilang mahal.

Ira menjelaskan, implan gigi adalah salah satu perawatan kedokteran gigi terhadap gigi yang hilang untuk mengembalikan fungsi dan estetikanya.

“Penggunaan implan dianggap lebih nyaman dan stabil dibandingkan protesa lainnya,” kata Ira.

Ira berharap, penelitian itu dapat berjalan lancar. Ia juga berharap dalam waktu dekat penelitian tersebut dapat dipatenkan dan dikomersialisasi.

Saat ini, penelitian telah berkolaborasi dengan sejumlah mitra.

“Semoga penelitian implant ini bisa berlangsung dengan mulus, dan dapat menghasilkan suatu produk hilirisasi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat Indonesia secara luas,” harapnya seperti dimuat laman Unpad, Minggu (4/5).