Aksi Demo Buruh Jadi Klaster Baru Covid-19 Di Karawang

Ilustrasi Covid-19/Net
Ilustrasi Covid-19/Net

Salah seorang buruh yang mengikuti aksi unjuk rasa pada tanggal 6 sampai 8 Oktober lalau dinyatakan positif Covid-19. Akibatnya pelaksanaan aksi itu jadi salah satu klaster baru di Karawang.


Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yayuk Sri Rahayu mengatakan, pihaknya baru saja menerima hasil swab dari salah satu perusahaan yang sebelumnya mengikuti aksi unjuk rasa pada 6-8 Oktober 2020. 

"Dari hasil swab, ada seorang karyawan pabrik yang dinyatakan positif Covid-19 dari 25 karyawan yang di lakukan tes swab dan saat ini telah menjalani perawatan lanjutan di salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19," ungkap Yayuk Sri Rahayu, Senin (12/10).

Menurut Yayuk, guna mencegah penyebarannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang juga telah mengimbau kepada seluruh perusahaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa ke Jakarta.

"Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang juga telah melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang diduga melakukan kontak erat dengan salah satu karyawan yang telah dinyatakan positif Covid-19," ujarnya

Masih kata Yayuk, kasus positif Civid-19 di Kabupaten Karawang semakin meningkat. Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang merilis sebanyak 86 perusahaan tercatat sebagai kluster penyebaran Covid-19.

"Salah satu penyumbang terbesar adalah klaster karyawan perusahaan," pungkasnya.