Aksi Teatrikal Warnai Demonstrasi Di Depan Gedung DPRD Jabar

Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Jabar/RMOLJabar
Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Jabar/RMOLJabar

Puluhan mahasiswa kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun, kali ini berbeda dibandingkan aksi yang sebelumnya.


Massa aksi menggelar aksi teater dengan berperan sebagai dewan perwakilan rakyat, serta aparat kepolisian. Enam orang massa berpenampilan layaknya dewan perwakilan rakyat dan kepolisian, sambil mengenakan masker dari uang kertas. 

Puluhan massa aksi terlihat duduk santai sembil berdialog dengan massa aksi yang berperan sebagai wakil rakyat dan aparat kepolisian. Mereka menggambarkan kondisi saat aksi demonstrasi yang selalu diwarnai dengan kericuhan.

"Kepada bapak dan ibu dewan perwakilan yang meminta suaranya saat pemilihan tapi sekarang mau ketemu aja susah," ujar seorang mahasiswa yang berperan sebagai rakyat.

"Udah sekarang kita tidur saja, kalian tidur kami semua tidur, itu kan yang dinamakan keadilan," tambahnya.

Sementara itu, seorang massa aksi perempuan membacakan puisi karya Wiji Tukul yang berjudul "Bunga dan Tembok". Di samping itu, massa aksi yang berperan sebagai wakil rakyat berbisik-bisik 'udah bayar saja, bayar saja biar diem'.

Tak lama kemudian, datang puluhan massa aksi yang terdiri beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Bandung. Tak lama berselang massa aksi yang baru datang membentuk lingkaran besar, sehingga membuat lalu lintas di sekitaran Gedung DPRD Jabar sedikit tersendat.

Seorang massa aksi serentak mengangkat dan mengepal tangan kiri sebagai bentuk perlawanan diiringi dengan pembacaan sumpah mahasiswa dari seluruh massa aksi. Sampai berita ini diturunkan kondisi di lapangan masih kondusif.