Amankan Aset, DPRD Jabar Sarankan Revisi Perda Nomor 3 Tahun 2019

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman/RMOLJabar
Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman/RMOLJabar

Komisi I DPRD Jabar merekomendasikan revisi Perda Nomor 3 Tahun 2019  Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, usai menggelar rapat pleno. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari persoalan aset daerah yang berada di lingkungan Pemprov Jabar.


Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman mengungkapkan, nilai bobot rekomendasi revisi dalam Perda tersebut mengatur pemanfaatan dan pengamanan aset. Ia menilai hal tersebut dilakukan agar dapat memiliki aturan yang bersifat operasional bagi pemerintah terhadap tugas dalam cakupan lokal.

"Perda tersebut sangat identik dengan pemerintah yang menjadikan payung hukum yang lebih operasional," ungkap Bedi, Selasa (4/5).

Bedi mengatakan rekomendasi revisi Perda tersebut merumuskan satu klausa untuk membentuk pengorganisasian dan penganggaran secara terpisah dari yang sekarang mengelola aset yang menjadi perhatian Komisi I DPRD Jabar. Penanganan masalah aset diperlukan sinergi antar kelembagaan diantaranya Badan Pertanahan Pusat ataupun Daerah. 

"Saat ini target sertifikasi dari segi jumlah masih minim khususnya pada aset Pemprov Jabar. Apakah ada persoalan di hulu atau hilirnya tentu harus benar-benar bisa dicarikan solusinya agar tidak menghambat pada proses pemulihan aset," lanjutnya.

Namun, imbuh Bedi, bisa saja di lingkungan elit politik telah mengiyakan tetapi di lapangan terdapat kendala yang harus diselesaikan dengan pembiayaan. Ia menyebut hal itu realistis karena di lapangan memang selalu ada tapi itu dilakukan agar mendorong suksesnya kegiatan sertifikasi.

Dengan demikian, pihaknya optimistis persoalan pengelolaan aset dapat teratasi dengan baik. Sebab, melalui langkah yang progresif untuk menyelesaikan masalah persoalan aset dimulai dari aturan pengorganisasian dan pembiayaan yang harus terkalkulasi. 

"Yang jelas, kita harus memiliki road map tentang pengelolaan aset ini agar tidak keluar jalur yang ditempuh," tukasnya.