Antisipasi Corona, Dewan Minta Eksekutif Perketat Pengawasan

Merebaknya wabah Corona yang membahayakan masyarakat membuat legislator meminta Pemkab Bekasi memperketat pengawasan agar virus tersebut tidak masuk ke wilayah Kabupaten Bekasi.


 

"Kami meminta agar kita juga waspada, apalagi Kabupaten Bekasi masuk kawasan industri terbesar se-Asia. Ekspatriat dari negara manapun ada di sini, termasuk dari Cina," kata anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Zamroni, Senin (27/01).

Menurutnya, dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan untuk bekerja sama menscreaning dan melakukan langkah Medical Checkup bagi warga ekspatriat yang berada di Kabupaten Bekasi.

"Kami sebagai masyarakat, tentunya tidak ingin ada penyakit yang disebabkan virus corona. Namun kita harus meminimalisir dan antisipasi penyebarannya," jelasnya.

Disamping itu, Zamroni juga meminta antisipasi dilakukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi yang melakukan aktivitas jual beli online barang-barang dari luar negeri, khususnya dari negara Tiongkok.

Pasalnya, Zamroni menilai, penyebaran virus Corona bukan hanya melalui manusia ke manusia saja, melainkan juga bisa terjadi lewat barang-barang dan hewan-hewan yang datang dari luar negeri.

“Saya berharap antispasi penyebaran virus tersebut tidak mengganggu iklim investasi di Kabupaten Bekasi. Antisipasi harus tetapi jangan sampai investor luar terutama dari Cina merasa terganggu juga. Kita ingin semuanya baik di sini," tandasnya.