Antisipasi Fenomena La Nina, Masyarakat Kota Bandung Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana/Istimewa
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana/Istimewa

Masyarakat Kota Bandung diminta lebih waspada terhadap bencana hidrologi. Sebab, wilayah Indonesia akan mengalami fenomena La Nina yang dapat menimbulkan peningkatan curah hujan dibanding biasanya.


Demikian imbauan yang disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Makodim 0618/BS, Jumat (23/10).

“Fenomena La Nina membuat musim penghujan datang lebih cepat. Dampaknya sudah nyata terasa bagi warga Kota Bandung dengan ditandai hujan yang berkepanjangan. Prediksi BMKG kondisi ini akan berlangsung hingga Maret 2021." ujar Yana.

Yana menyebutkan, Pemkot Bandung sudah melakukan sejumlah upaya antisipasi bencana. Di antaranya pembangunan berbagai infrastuktur pengendali banjir seperti kolam retensi, sumur resapan, drumpori, dan lainnya.

“Namun semua itu tidaklah berarti jika tidak ada kolaborasi, sinergi, dan partisipasi dari setiap elemen masyarakat," katanya.

"Partisipasi semua elemen kini sudah terbangun dengan kokoh di kewilayahan dengan hadirnya Kampung Tohaga Lodaya dan Komunitas Tohaga Lodaya yang ada di 151 Kelurahan di Kota Bandung," imbuhnya.

Menurutnya, karakter Kota Bandung yang merupakan cekungan akan sangat terdampak dengan kondisi curah hujan di wilayah Hulu. Untuk itu, kesiapan petugas di masing-masing instansi harus dipastikan.

“Konsentrasi kita sebetulnya ada di Kewilayahan yang harus siap siaga dalam mitigasi bencana di masing masing wilayahnya,” ujar Yana.

"Selama semua elemen baik Pemerintah, Forkopimda dan masyarakat bersama sama waspada dan terus melakukan mitigasi terhadap kondisi dan dampak alam ini, Insyaallah Kota Bandung akan selalu terhindar dari bencana alam," tandasnya.