Antusias Warga Naik Bandros Meningkat, Dishub Kota Bandung Bakal Tambah Armada1

Bus Bandros/RMOLJabar
Bus Bandros/RMOLJabar

Seiring melandainya penambahan kasus Covid-19 di Kota Bandung dan turunya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), antusiasme masyarakat yang ingin berwisata keliling kota Bandung menggunakan Bus Bandung Tour on The Bus (Bandros) di Alun-alun Kota Bandung Sabtu (4/9).


Bahkan tak sedikit warga luar Kota Bandung yang menjajal bus Bandros untuk sekedar berkeliling Kota Bandung. 

"Jadi di kondisi seperti ini (Covid 19), kita masih beroperasi, hanya terbatas, peningkatannya untuk saat ini terlihat adalah hari weekend namun hari biasa juga sudah mulai terlihat ya kita juga operasionalkan bandros ini. Untuk minggu  ini kita tambah armadanya," kata kepala BLUD UPT Angkutan Umum, Dishub Kota Bandung Yudhiana di Alun-Alun Kota Bandung, Jl. Dalem Kaum Kota Bandung, Sabtu (4/9). 

Yudhiana menambahkan, sebelumnya untuk Bandros sendiri jumlah armada yang di sediakan hanya 5 unit. Namun, pihanknya akan menambah lagi satu unit lagi untuk di hari week and. 

"Jadi untuk saat ini kita 5 armada, dan untuk hari Sabtu dan hari Minggu, kita akan coba 6 armada," ucapnya.

Yudhiana mengungkapkan, untuk Bandros sendiri jumlah armada yang di sediakan hanya 5 unit. Namun, antusias masyarakat yang luar biasa pihaknya mengaku akan kembali menambah 1 unit armada guna mengantisipasi terjadinya kerumunan. 

"Antusias masyarakat Alhamdulillah mulai meningkat sejak minggu kemarin,

Jadi untuk saat ini kita hanya mengoprasikan 5 armada. Untuk week end nanti kita akan coba tambah 1 unit armada, karena memang per-hari ini kita lihat banyak sekali, dan terbukti hari ini jam 10.30 penumpang dengan 3 armada sudah ada 80 penumpang," ungkapnya.

Yudhiana menjelaskan, untuk kapasitas penumpang maksimal 70 persen. Hal. Itu sesuai dengan kebijakan yang sudah ditentukan pemerintah. 

"Kapasitas untuk sementara ini 21 orang penumpang , namun tidak kita full kan, kita mengikuti kebijakan Pemerintah, dan  ini maksimal 70 persen," jelasnya

Yudhiana mengatakan, untuk tarif Bandros sendiri sebesar Rp. 20.000 sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 103 tahun 2018, tentang Pengoperasian dan Tarif Sewa Bus Wisata Bandung Tour On Bus (Bandros). 

"Untuk tarif kita  masih sama per-orang Rp. 20.000, karena mengikuti Perwal (Peraturan Wali Kota) artinya kalau tarifnya berubah perwalnya juga harus kita sesuaikan," ucapnya. 

Yudhiana menambahkan, kita juga menyiapkan petugas untuk mengecek suhu tubuh penumpang yang hendak naik Bandros. 

"Untuk penerapan prokes kita sudah siapkan petugas untuk mengecek suhu tubuh dan memberikan handsanitizer. Penumpang pun kita wajibkan harus pakai masker," pungkasnya.