Apresiasi Berbagai Prestasi Dan Kinerja, Ridwan Kamil Minta ASN Terus Berinovasi

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLNetwork
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLNetwork

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan penghargaan kepada delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Pegawai Berkinerja Terbaik Bulain Ini (Employee of the Month) edisi kedua bulan Agustus 2020. 


Atas kinerja dan keteladanannya, kedelapan ASN ini mendapatkan piagam penghargaan, piala bergilir, tunjangan kinerja, dan menghadiri makan siang bersama gubernur dalam seremoni yang berlangsung di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (16/10).

Ridwan Kamil mengatakan, Pegawai Berkinerja Terbaik Bulan Ini merupakan salah satu inovasi Pemprov Jabar dalam meningkatkan dan mengapresiasi kinerja para ASN.

“Dari ribuan tentu yang berikhtiar bekerja, bapak/ibu terpilih sebagai insan yang terbaik dan tentunya ini adalah kebahagiaan,” ucap Emil, sapaan akrabnya.

“Kami ingin mengapresiasi para ASN yang mungkin tidak pernah selalu bersentuhan langsung dengan saya, tapi saya tahu para ASN bekerja dengan luar biasa. Dan itu yang harus saya apresiasi,” tambahnya.

Kepada Pegawai Berkinerja Terbaik Bulain Ini, Emil berpesan agar intens meniatkan bekerja untuk ibadah, dan bermanfaat bagi masyarakat Jabar. Penghargaan, jangan menjadi tujuan utama dalam bekerja maupun melayani masyarakat. 

“Bagi ASN yang belum mendapatkan penghargaan, semangat bekerja jangan menurun. Karena sudah bersumpah menjadi ASN yang bertugas melayani masyarakat. Tolong sampaikan juga ke ASN lain bahwa kita terus berinovasi,” katanya. 

Emil menilai, tugas ASN pada masa depan akan dinamis seiring dengan berkembangannya teknologi yang dapat menyelesaikan tugas-tugas rutin. Oleh karena itu, ia meminta para ASN di Jabar untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tugas-tugas yang dinamis. 

"Jabatan di masa depan adalah jabatan yang dinamis. Pegawai berkinerja terbaik bulan Agustus pun telah menyelesaikan tugas-tugas yang dinamis, mengelola ketidakpastian, mengelola sebuah SOP (Standar Operasional Prosedur) supaya dipatuhi, dan lain sebagainya," tandasnya.