Bagi AHY, Terlalu Dini untuk Tentukan jadi Capres atau Cawapres

Agus Harimurti Yudhoyono/Net
Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku masih terus mempersiapkan diri untuk mencari persamaan visi sebelum berbicara menjadi calon presiden (Capres) atau calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2024 nanti.


Hal itu disampaikan oleh AHY saat menjawab pertanyaan dari wartawan senior Karni Ilyas sekaligus pembawa acara dalam acara Dialog Kebangsaan Indonesia Bangkit dalam rangka ulang tahun TvOne ke-14 tahun, Senin malam (14/2).

"Ini pernyataan atau pertanyaan Pak? Rasanya masih agak terlalu dini kalau kita berbicara 2024," ujar AHY seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (14/2).

Kata AHY, dia mendapatkan amanah dari seluruh kader Demokrat untuk terus membenahi partai secara internal, mempersiapkan mesin partai agar bekerja semakin efektif. Sehingga, bisa lebih sukses, dan bisa lebih baik raihannya.

"Kalau berbicara apa niat yang bisa kita ikhtiarkan bersama untuk 2024, tentu saya ingin terus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, saya ingin lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat, saya ingin terus berkomunikasi dengan para sahabat yang luar biasa di sini," kata AHY.

AHY mengaku masih terus menjalani komunikasi dengan berbagai partai politik lainnya. Karena kata AHY, Presidential Threshold 20 persen bukan sesuatu yang mudah.

"Kita harus membuka komunikasi seluas-luasnya. Dan yang paling penting adalah menyamakan visi misinya dulu, bukan berbicara posisi 1 dan 2 dan posisi lain-lainnya," jelasnya.

"Jadi menurut saya Pak Karni, dengan fokus ke situ, kita juga melihat peluang-peluang yang ada, saya ingin realistis. Saya tidak ingin berandai-andai, tetapi saya juga termasuk orang yang punya target-target yang ingin dicapai begitu," sambung AHY menutup.