Bahagia, Ratusan Santri Penghafal Al-Qur'an Diajak Bermain di Mall Kota Bandung

Ratusan Santri Penghafal Al-Qur'an mengikuti kegiatan Tasmi Al-Qur'an dan Fun Day di salah satu Mall di Kota Bandung/RMOLJabar
Ratusan Santri Penghafal Al-Qur'an mengikuti kegiatan Tasmi Al-Qur'an dan Fun Day di salah satu Mall di Kota Bandung/RMOLJabar

Raut wajah kebahagiaan terpancar dari ratusan santri penghafal Al-Qur'an. Lewat kegiatan Fun Day, mereka diajak bermain bersama di salah satu mall Kota Bandung.


Sebanyak 500 santri dari berbagai daerah dan pesantren ini bukan hanya bermain di area indoor, mereka juga diajak keliling Kota Bandung menggunakan Bandros (Bandung Tour On Bus) yang dikawal oleh puluhan pengendara motor gede (moge) dari komunitas Gerodam Harley Davidson.

Kerinduan para santri terhadap kegiatan Tasmi Al-Qur'an yang ditutup dengan kegiatan bermain, membuat Dewa Eka Prayoga yang merupakan Founder DeEP-F ini kembali menggelar acara yang dibalut dengan tema HUT Perayaan Kemerdekaan RI tersebut.

Kang Dewa begitu sapaannya menjelaskan, kegiatan seperti ini selalu digelar setiap tahun di bulan Ramadhan. Akan tetapi, kerinduan para santri yang membuat hatinya kembali tergerak menggelar kegiatan yang sama.

"Teman-teman (santri) pada merindukan, mungkin suasana seperti ini jarang mereka temui, maka kita buat lagi di hari ini pasca-Hari Kemerdekaan dan ngumpulin lebih banyak. Kalau di bulan Ramadan kemarin itu 400 santri, nah sekarang 500 santri," kata Kang Dewa, sapaan akrabnya di sela-sela Fun Day di Trans Studio Bandung (TSB), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. 

Sebagai jebolan pesantren, dirinya memahami betul bahwa aktivitas para santri di pondok pesantren sangat terbatas dan disibukkan dengan kegiatan belajar.

"Nah, kita pengen kasih pengalaman juga ke mereka bahwa dunia luar itu begini loh di luar rutinitas mereka baca doa dan hapalan Quran dan lain-lain, itu memberikan pengalamannya. Jadi kita ajak masuk ke TSB untuk main," jelasnya.

Kegiatan yang diinisiasi berkat kerja sama dengan Muhsinin Club dan Surgakan Indonesia dengan Al-Qur'an atau Sidaq ini, diikuti para santri utusan terbaik dari pondok pesantrennya masing-masing. Sebelum bermain wahana, tiap santri terlebih dahulu harus menyetorkan hapalan surat minimal 3 juz kepada petugas yang dipilih secara acak.

"Kemungkinan besar utusan dari berbagai pesantren itu adalah santri terbaiknya, ada 10 atau berapa orang yang diutus," katanya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini, para santri merasa bahagia dan memperoleh pengalaman berbeda. Di sisi lain, para petugas yang ikut terlibat dalam kegiatan itu pun diharapkan dapat memperoleh berkah dengan membahagiakan para santri penghafal Al-Quran.

Salah seorang hafidz Qur'an Muhammad Wahidin mengaku senang dengan kegiatan Fun Day ini. Santri dari Pesantren Darul Hidayah mengaku baru pertama mali merasakan sensai masuk mall.

"Iya. Sebelumnya belum pernah," ujar Muhammad Wahidin seraya mengaku sangat senang. 

Wahidin sempat mondok cukup lama untuk bisa lebih jauh mengenal Al-Qur'an. Dirinya pernah mondok di daerah Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kemudian pindah ke Pondok Pesantren Darul Hidayah yang terletak di Kota Cimahi.

Kini, dirinya sudah menghafal 13 juz Al-Qur'an. Dia pun bertekad untuk menghapal seluruh isi Al-Quran atau menjadi hafidz sebelum usianya menginjak dewasa.

"Insya Allah (sekarang) udah 13 juz. Sampai beres," pungkasnya.