Bangun Sarana Olahraga Di Lingkungan Masyarakat, Pemkab Bekasi Gelontorkan Dana Rp 9 Miliar

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana bakal membangun sarana olahraga di sejumlah sekolah dan lingkungan masyarakat di wilayah setempat.


Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan, pembangunan sarana olahraga sebenarnya telah direncanakan bakal dibangun pada APBD murni Tahun 2020. Namun pembangunan batal dilakukan lantaran ada peralihan anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Sebenarnya sarana itu sudah bisa berdiri sekarang, tapi karena ada refocusing jadi ditunda dulu pengerjaannya. Nah, di ABT (Anggaran Biaya Tambahan) ini, kita diberikan kesempatan, dibuka kembali untuk mengusulkan yang sifatnya kemarin hilang," ungkap Atong, Rabu (14/10).

Rencananya, puluhan sarana olahraga yang tersebar di beberapa sekolah dan lingkungan masyarakat ini, secara keseluruhan akan menelan biaya sebesar Rp 9 miliar.

"Kita bakal bangun di beberapa sekolah, kita akan buat lapangan seperti lapangan bola voli, basket, atau bulu tangkis. Sementara kalau lapangan yang dibangun di lingkungan masyarakat yang pasti harus ditanah fasos fasum milik Pemkab," jelasnya.

"Kita juga akan menambahkan beberapa sarana lain disana. Setiap titik lapangan akan dilengkapi penerangan dan sarana jogging track dan out door gym," imbuhnya.

Ia berharap, dengan dibangunnya sarana olahraga ini masyarakat dapat terstimulus untuk rajin berolahraga dan membiasakan hidup sehat.