Bawaslu: Jika ASN Tak Netral Di Pemilu, Komisi ASN Yang Berwenang Menindak

Jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) tak dapat menjaga netralitasnya di ajang Pemilihan Umum (Pemilu) hanya pihak Komisi ASN yang berwenang menindaknya. Sementara jajaran Bawaslu di daerah hanya boleh melakukan klarifikasi serta identifikasi untuk disampaikan ke KASN.


 

Begitu dipaparkan oleh Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung Komarudin dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (1/1).

Komarudin menambahkan Bawaslu juga tidak bisa mengintervensi lebih jauh apalagi masuk pada ranah sanksi yang bakal diterima oleh ASN tak netral di ajang Pemilu.

"Itu kebijakan KASN atau pejabat pembina kepegawaian. Apakah salah seorang ASN dianggap menyalahi kode etiknya tergantung dari penilaian KASN sendiri," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Komarudin, Bawaslu sebagai salah satu unsur penyelenggara kepemiluan konteksnya bertugas untuk menegakan regulasi atau aturan yang ada.

"Makanya kami dalami beberapa poin bila ada pelanggaran Pemilu (seperti soal netralitas). Hasilnya kami sampaikan ke KASN atau dinas kepegawaian," pungkasnya.