Bawaslu Kabupaten Cirebon Buka Pendaftaran Panwaslu Tingkat Kecamatan 

Sekretaris Kordinator Bawaslu Kabupaten Cirebon, Ayip Saduloh/Ist
Sekretaris Kordinator Bawaslu Kabupaten Cirebon, Ayip Saduloh/Ist

Rapat Koordinasi (Rakor) sosialisasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon.


Dalam kegiatan yaang berlangsung di Ruang Nyi Mas Gandasari Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon tersebut, hadir secara langsung Bupati Cirebon Imron beserta seluruh camat dari 40 kecamatan.

Imron mengatakan, pihaknya bersama Bawaslu serta seluruh camat melaksanakan Rakor persiapan Pemilu 2024. Mulai hari ini, dibuka tahapan pendaftaran untuk dijadikan sebagai Ketua Panwaslu tingkat kecamatan.

"Oleh karena itu kami menginstruksikan kepada seluruh camat agar mengikuti aturan-aturan serta tahapan-tahapan pemilu yang ada, karena dalam pemilu nanti dari camat lah yang bersentuhan langsung dengan masyarakatnya," ucapnya.

Di kesempatan itu, Imron juga meminta camat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menjaga agar tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi permasalahan-permasalahan dalam tahapan-tahapan sampai pada proses Pemilu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu, Abdul Khoir, melalui Sekretaris Kordinator Bawaslu Kabupaten Cirebon, Ayip Saduloh mengatakan, untuk proses tahapan pihaknya meminta agar kecamatan mengusulkan minimal dua nama guna dijadikan sebagai kepala sekretariat panwaslu kecamatan.

Selanjutnya akan dilakukan fit & proper test dan akan ditentukan satu nama untuk dijadikan sebagai kepala sekretariat panwaslu kecamatan. Kemudian diusulkan ke bupati untuk dimintakan surat tugas tambahan. 

"Syaratnya ASN yang ada di kecamatan tersebut.Persyaratan untuk kepala sekretariat harus golongan tiga paling tidak sarjana S1," paparnya.

"Untuk target pengumpulan data kami tunggu hari ini, masing-masing kecamatan harus mengusulkan, kami tutup itu sampai pukul 17.00 di tanggal 27 ini," ujarnya.

Kemudian tambah Ayip, selanjutnya akan dilakukan tahapan fit & proper test pekan depan sekira tanggal 3 hingga 4 Oktober 2022. 

"Kemudian kami tentukan, dan kami usulkan ke Bawaslu Jawa Barat untuk proses SK setelah di minggu ke 3 bulan Oktober kami lakukan pelantikan," pungkasnya.