Bayar Utang Jatuh Tempo, Cadangan Devisa Turun Jadi USD137 Miliar

Ilustrasi cadangan devisa/Net
Ilustrasi cadangan devisa/Net

Cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret tercatat sebesar USD137,1 miliar. Nyatanya, jumlah itu turun dari posisi Februari yang mencapai USD138,8 miliar.


Penurunan jumlah cadangan devisa ditengarai pembayaran utang luar negeri pemerintah yang sudah jatuh tempo.

Kendati demikian, cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 10,1 bulan impor atau 9,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Cadangan devisa sudah berada di atas standar kecukupan internasional, sekitar tiga bulan impor,” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono seperti dikutip dari AA, Rabu (7/4) kemarin.

BI menilai, cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Cadangan devisa ini juga tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi..