Bendahara Perindo Pangandaran Pindah Ke Demokrat, Kader Lainnya Diprediksi Bakal Migrasi Besar-besaran

Sejumlah kader Perindo Pangandaran saat bertandang ke Kantor Demokrat Pangandaran/RMOLJabar
Sejumlah kader Perindo Pangandaran saat bertandang ke Kantor Demokrat Pangandaran/RMOLJabar

Bendahara dan beberapa kader Partai Perindo Pangandaran mengundurkan diri dan berpindah ke Partai Demokrat. Bahkan, sejumlah kader lainnya dari partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut juga diprediksi bakal bermigrasi.


Mantan Bendahara DPD Partai Perindo Kabupaten Pangandaran, Habibi Syafaruddin mengaku, perpindahan dirinya ke Partai Demokrat tidak didasari kekecewaan apapun kecuali beberapa pertimbangan.

“Sudah Lebaran loh, harus dikubur dalam dalam. Yang lalu ya sudah, biar jadi cerminan saja supaya lebih fokus untuk menatap masa depan,” tegas Habibi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (19/5).

Pertimbangan berpindah partai bersama beberapa kader lainnya, kata Habibi, yang pertama adalah pasca melihat konstelasi politik nasional yang sedang terjadi hari ini.

“Ya saya ingin melihat Parpol yang benar-benar serius menciptakan iklim Demokrasi berwarna. Ini sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan Bernegara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Habibi menilai, sebagai partai oposisi di nasional, Demokrat tetap konsisten dalam relnya sebagai Parpol. Hal ini, tambah ia sangat penting bagi kehidupan demokrasi.

“Sebelum mengundurkan diri, saya sering berdiskusi dengan pengurus Demokrat di Pangandaran. Ya ternyata banyak sekali yang satu pemikiran, ini juga jadi alasan,” paparnya.

Alasan berikutnya, ucap Habibi, yaitu figur Ketua Umum Demokrat yang mewakili kaum milenial sekaligus bisa memecahkan masalah gonjang ganjing partai secara sistematis tanpa menimbulkan gesekan dan perpecahan.

“Kalau melihat situasi dan kondisi sekarang sih, saya memprediksi bakal terjadi migrasi kader di angka 50-60 persen kader Perindo. Ya itu hak pribadi, mau ikut ya ayo, mau pilih Partai lain ya silahkan,” tandasnya.