Berbagai Manfaat Program BP Jamsostek Disosialisasikan Kepada Pelaku UKM

Sosialisasi manfaat program BP Jamsostek bagi pelaku UKM/Ist
Sosialisasi manfaat program BP Jamsostek bagi pelaku UKM/Ist

Sejumlah perwakilan pengusaha UKM se-Kabupaten Bekasi mendapat sosialisasi tentang manfaat dalam program BP Jamsostek. Sosialisasi diberikan guna memberikan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja kepada seluruh masyarakat pekerja.


Sosialisasi tersebut dilakukan BP Jamsostek Cabang Bekasi-Cikarang yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM setempat, di Hotel Swiss Bell Jababeka, Jumat (11/6).

Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Bekasi-Cikarang, Andry Rubiantara menyebut, sosialisasi sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi seluruh tenaga kerja dari risiko yang timbul dari pekerjaan yang dilakukan. 

"Ada 120 orang yang merupakan perwakilan pengusaha UKM di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Para pengusaha UKM dipandang perlu memahami resiko sosial ekonomi yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Risiko sebagai pekerja formal maupun pekerja informal juga tidak terlepas dari kecelakaan kerja termasuk risiko dari kehidupan setiap individu nantinya adalah meninggal dunia," kata dia.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial tenaga kerja bagi para pekerja tersebut merupakan hal penting, agar memberikan rasa aman dan nyaman ketika melakukan tugas dan kegiatan sehari-hari sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

"Para pekerja pada UKM ini nantinya dapat terlindungi dalam kepesertaan formal atau penerima upah (PU). Salah satu manfaat kepesertaan PU adalah berhak memiliki program lengkap mulai Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP)," ungkapnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan PP no. 82 tahun 2019, BP Jamsostek mengalami peningkatan manfaat. Peningkatan manfaat tersebut diperuntukan bagi program jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja. 

"Untuk program jaminan kematian ada peningkatan manfaat dari yang sebelumnya total santunan Rp24 juta menjadi Rp42 juta, selain itu manfaat beasiswa untuk anak pun juga bertambah dari yang awalnya hanya untuk satu orang anak dengan total Rp12 juta menjadi untuk dua orang anak dengan total 174 juta. Beasiswa ini untuk pendidikan anak dari SD hingga Perguruan Tinggi," bebernya.

Kemudian, tambah Andry, untuk program jaminan kecelakaan kerja ada peningkatan manfaat biaya transportasi untuk angkutan darat menjadi Rp5 juta dari awalnya Rp1 juta, angkutan laut menjadi Rp2 juta dari awalnya Rp1,5 juta, dan angkutan udara menjadi Rp10 juta dari awalnya Rp2,5 juta. 

"Dalam PP terbaru terdapat manfaat layanan tambahan berupa homecare dengan pertanggungan sebesar Rp20 juta. Untuk santunan sementara tidak mampu bekerja pun ikut mengalami kenaikan, dari yang awalnya dibayarkan 100 persen untuk 6 bulan pertama menjadi dibayarkan 100 persen untuk 12 bulan pertama dan 50 persen untuk bulan seterusnya hingga sembuh," jelasnya.

Selain itu, peserta yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia, juga akan mendapatkan kenaikan manfaat yang sama yaitu santunan kematian Rp42 juta dan beasiswa untuk dua orang anak sebesar Rp174 juta.