BKKBN Jabar Optimis Penurunan Angka Stunting Akan Tercapai Di 2024

Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Uung Kusmana/Istimewa
Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Uung Kusmana/Istimewa

Berbagai cara tengah dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar untuk menekan angka stunting. Pasalnya, pemerintah menargetkan untuk menurunkan kasus stunting sebesar 14 persen di tahun 2024. Pada 2019, angka stunting nasional berada di angka 27,67 persen.


Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Uung Kusmana mengatakan, pihaknya tengah memberikan pemahaman tentang Generasi Berencana (GenRe), wajib memberikan ASI eksklusif bagi bayi. Slelain itu, BKKBN juga mengingatkan tentang penting seribu hari kehidupan dan memberikan edukasi terhadap pasangan pra nikah.

"Hasilnya, partisipasi serta minat dari masyarakat pun sangat baik, menyambut hal tersebut," ungkapnya, Jumat (2/10).

Uung memastikan, BKKBN akan terus bekerja keras untuk mewujudkan target tersebut. Terlebih Jabar memiliki angka generasi muda tertinggi di Indonesia. Pihaknya juga akan memaksimalkan program-program yang ada di BKKBN.

Lebih lanjut, Uung optimis target 14 persen menurukan kasus stunting dapat dicapai pada tahun 2024. Hal tersebut, berdasarkan antusiasme masyarakat terhadap program-program yang tengah diberikan BKKBN.

"Kami pun optimis, mewujudkan target Presiden untuk kemajuan bangsa, bisa kami realisasikan bersama masyarakat Indonesia," pungkasnya.