Bupati Bekasi Rapat Dengan Panlih DPRD Bahas Wakil Bupati

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja memenuhi undangan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati Bekasi bentukan DPRD Kabupaten Bekasi, untuk membahas mengenai tahapan dan jadwal pemilihan Wakil Bupati Bekasi oleh DPRD Kabupaten Bekasi.


 

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja usai menggelar rapat dengan Panlih di ruang VVIP DPRD Kabupaten Bekasi mengatakan, kedatangannya hanya sebatas memenuhi undangan. Dalam pertemuan itu, ia hanya diberikan informasi kaitan tahapan pemilihan Wakil Bupati Bekasi.

"Tadi Panlih menyampaikan hasil-hasil pertemuan panlih, termasuk jadwal panitia pemilihan terhadap jadwal, dan mengumpulkan partai koalisi. Urutan-urutan, pendaftaran sampai nanti pelaksanakan diberikan kepada kita, dalam konteks itu saja," kata Eka, Senin (9/12).

Ketika disinggung soal rekomendasi nama yang bakal mendampinginya sebagai Wakil Bupati Bekasi. Ia menyebutkan telah ada tiga nama yakni Ahmad Marzuki dan Tuti Yasin yang direkomendasikan DPP Partai Golkar dan Muhammad Amin Fauzi yang direkomendasikan DPD Partai Golkar Jawa Barat.

"Yang sampai ke saya ada 3 nama yaitu Amin Fauzi, Tuti Yasin dan Marzuki, kita memegang itu dari partai. Jadi, hari ini memang saya memegang secara tertulis terhadap yang disampaikan Partai Golkar. Terlepas dari DPP atau DPD yang pasti saya mendapatkan dua rekomendasi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panlih Wakil Bupati Bekasi, Mustakim mengungkapkan, hanya menyampaikan soal tahapan saja. Persoalan rekomendasi dari masing-masing partai, ia mengembalikan hal itu kepada partai.

"Kalau saya netral tinggal tunggu saja. Tapi menurut aturan dari tatib, rekomendasi harus dari DPP partai," jelasnya.

Perlu diketahui, dalam aturan Tata Tertib DPRD Kabupaten Bekasi Tahun 2019. Pasal 40 ayat 1 tertulis Partai Politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua orang calon wakil bupati kepada DPRD melalui bupati untuk dipilih.

Kemudian, dalam tata tertib juga menyebut, dua nama yang direkomendasikan haruslah berasal dari pimpinan pusat partai koalisi seperti yang tertuang pada pasal 41 ayat 3b yang tertulis 'Menyertakan keputusan pimpinan partai politik tingkat pusat tentang persetujuan dan dokumen persyaratan calon Bupati dan Wakil Bupati atau calon wakil bupati bersangkutan'.

Dengan demikian, dapat dipastikan pemilihan Wakil Bupati Bekasi bakal tepat waktu. Sebab DPP Partai Golkar telah mengeluarkan dua nama rekomendasi yakni Ahmad Marzuki dan Tuti Yasin, ditambah nama yang sama juga direkomendasikan oleh DPP PAN.

Karena di dalam Tatib DPRD Kabupaten Bekasi pasal 39, cukup 20 persen kursi dari 50 anggota DPRD saja agar Bupati sah menyerahkan rekomendasi dua nama wakil bupati ke DPRD. Partai Golkar memiliki 7 kursi dan PAN memiliki 3 kursi.