Bupati Cirebon Minta PMII Bersinergi Dengan Pemerintah Dan Berbagi Solusi

Imron (kiri)/RMOLJabar
Imron (kiri)/RMOLJabar

Bupati Cirebon Imron mengatakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi mahasiswa yang sangat besar. Kiprahnya dalam pergerakan mahasiswa di tingkat nasional maupun lokal sudah diakui.


Imron mengaku, di tahun 1983 ia juga seorang aktifis PMII. Sebagai alumni ia berpesan agar para kader PMII senantiasa menunjukan kepeduliannya terhadap kepentingan publik.

"Mereka harus membantu masyarakat yang sedang mempunyai masalah baik segi ekonomi maupun sosial. Serta para kader PMII juga harus mempunyai solusi bagaimana cara mengatasinya," kata Imron Imron usai membuka Mapaba XV PMII Rayon Pelangi Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon digedung PCNU Kabupaten Cirebon, Jumat (19/2).  

Bupati Cirebon inipun mengajak para mahasiswa untuk aktif membantu pemerintah dalam berbagai hal,  salah satunya ikut perperan dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Tidak hanya mengkritik, tetapi bisa memberi solusi dan bersinergi dengan pemerintah daerah di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

"Mari para mahasiswa khususnya PMII Cirebon ikut menyosialisasikan bahaya Covid-19 kepada masyarakat dengan solusinya 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ajaknya.

Ia juga mengajak para aktifis PMII untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang saat ini sedang digalakan pemerintah.

"Pemda Cirebon sekarang sedang ada program vaksinasi Covid-19. Sehingga kami meminta agar teman-teman PMII Cirebon agar bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakat umum bahwa vaksin itu aman dan halal," katanya.

Diakhir sambuatan Imron menyampaikan harapan positif untuk PMII dan masyarakat yang ia pimpin.

“PMII Cirebon bisa lebih maju dan solid lagi  bersama-sama dengan Pemerintah daerah untuk terus berkomunikasi dan diskusi untuk kemajuan yang ada di Kabupaten Cirebon," demikian Imron.