Bupati Ingatkan Kades Agar Pahami Teknis Penggunaan Dana Desa

RMOLJabar. Bupati Bandung Dadang M Naser, meminta seluruh kepala desa (kades) berhati-hati dalam penggunaan anggaran desa yang tahun ini akan digelontorkan.


Untuk diketahui Anggaran sekitar Rp 597 miliar dari dua sumber pendanaan akan mengalir ke 270 desa yang ada diwilayah Kabupaten Bandung pada tahun 2019 ini.

Kucuran pertama berasal dari Dana Desa (DD) yang dialokasikan pemerintah pusat dan kedua Anggaran Dana Perimbangan Desa (ADPD) APBD Kabupaten Bandung.

Berdasarkan data yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, pada tahun ini dana desa yang digelontorkan sekitar Rp 311 miliar sementara untuk ADPD sekitar Rp 286 miliar.

"Saya minta setiap kades untuk memperkuat koordinasi secara internal dan eksternal minimalisir kemungkinan penyimpangan dalam pengelolaan," ujarnya, Kamis (24/1).

Dengan terbitnya Perbup Nomor 93 Tahun 2018 Tentang ADPD dan Perbup Nomor 94 Tahun 2018, Dadang berharap memahami dengan cermat petunjuk teknis pengelolaan.

"Hal itu agar tepat penganggaran, sasaran dan tepat penggunaan, sehingga dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terang Dadang.

Dadang menambahkan, dana desa yang dikucurkan sebesar 30% harus digunakan secara Padat Karya Tunai (PKT). Tenaga kerjanya pun harus melibatkan masyarakat.

"Bahan bangunan yang digunakan, sampai konsumsi tukang jangan ambil dari luar harus dari desa masing-masing. Saya ingatkan juga dalam proses pencairan DD aparat desa menjauhi gratifikasi," tegasnya. [yud]