Cegah Stunting Di Masa Pandemi, Warga Yang Miliki Anak Batita Dapat Bantuan Sembako

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar
Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar

Sebanyak 700 paket Sembako diberikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bagi warga yang memiliki anak batita. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Coblong, Kota Bandung.


Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, paket Sembako yang diberikan kepada masyarakat merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bandung bersama sejumlah pihak swasta, seperti Indomaret, dan Nastle.

"Kita bagikan sebanyak 700 paket Sembako‎. Nilainya Rp87.500.000, untuk warga Kecamatan Coblong, khususnya Kelurahan Dago, yang mempunyai anak batita," ujar Elly Wasliah usai penyaluran Sembako, Sabtu (21/11).

Elly mengungkapkan, paket Sembako diberikan kepada warga yang memiliki anak usia di bawah tiga tahun. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat terdampak Covid-19 dan penanggulangan stunting.

"Kita berikan kepada ibu-ibu yang mempunyai anak batita atau usia di bawah 3 tahun. Ini akan dirasakan manfaatnya, karena akan meningkatkan gizi, cerdas, dan sangat bermanfaat karena memang banyak warga masyarakat yang terdampak pandemi," jelasnya.

Selain paket Sembako, Disdagin Kota Bandung juga memberikan bantuan berupa ‎satu unit wastafel portable. Elly berharap, kolaborasi dapat berlanjut agar lebih banyak masyarakat yang terbantu di masa pandemi Covid-19.

"Karena kalau mengandalkan anggaran pemerintah Kota Bandung, ini tidak mungkin. Ini yang pertama, kita harap bukan yang terakhir," tuturnya.‎

Sementara itu, Branch Manager Indomaret Cabang Bandung, Dedi Yusuf Apriadi mengatakan, pihaknya telah sejak lama berkolaborasi dengan Pemkot Bandung. Bantuan tersebut diberikan pihaknya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. 

"Ini yang kesekian, untuk masker, APD, alat cuci tangan, bahkan Sembako, kita sudah serahkan awal-awal ke Pemkot," tutunya.

Dedi menuruturkan, bantuan kali ini difokuskan kepada warga yang memiliki anak batita. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya membantu pencegahan stunting di Kota Bandung.

"Kenapa batita, karena memang ada program juga dari Pemkot untuk pencegahan stunting, biar gizi seimbang. Menurut aaya ini tepat," jelasnya.

Ia memastikan, pemberian bantuan untuk masyarakat Kota Bandung akan terus berlanjut. Diharapkan, bantuan-bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat Kota Bandung yang terdampak Covid-19.

"Pasti ada, rencana ke depan yang memang jadi program kami. Saya berharap ini bisa bermanfaat khususnya (masyarakat) yang terkena dampak Covid-19," pungkasnya.‎