Dana Desa Belum Cair Jadi Alasan Fasilitas Kesehatan Posko Covid-19 Tidak Maksimal

Belum turunnya anggaran Dana Desa dianggap menjadi alasan tidak maksimalnya fasilitas kesehatan di posko Covid-19 tingkat desa atau Bale Panggeuing di Kabupaten Purwakarta.


Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, Jaya Pranolo, Rabu (15/4).

Menurutnya, saat ini pihak desa telah bergerak dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya, mulai dari sosialisasi, pendataaan, serra penyemprotan disinfektan. 

"Tapi belum maksimal karena dana desa belum cair. InsyaAllah kalau sudaj cair akan lebih maksimal," terang Jaya.

Kendati demikian, di minggu ini, ada beberapa desa yang telah tersalurkan untuk Dana Desa tahap 1. "Dana Desa dialokasikan untuk pencegahan/ penanganan Covid-19 dan Padat Karya Tunai Desa," imbuhnya. 

Adapun pengalokasian tersebut sesuai surat edaran Bupati Purwakarta Nomor: 443.1/1088/DPMD tentang penegasan desa tanggap Covid-19 dan padat karya tunai desa. 

Jaya menyebut, turunnya dana desa tahap 1 tersebut tidak dilakukan secara serentak mengingat ada prosedur yang harus ditempuh desa untuk bisa mencairkannya. 

"Desa yang sudah lengkap persyaratannya kita ajukan ke KPPN untuk penyaluran," pungkasnya.