Di Kuningan, Akun Palsu Pejabat Publik Merebak Saat Momen Lebaran

Ilustrasi media sosial/Net
Ilustrasi media sosial/Net

Di momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sejumlah akun palsu pejabat di Kabupaten Kuningan bermunculan sejak beberapa hari terakhir. 


Momen lebaran ditengarai jadi alasan pihak tak bertanggung jawab membuat akun palsu untuk mendapat keuntungan pribadi.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wahyu Hidayah melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Anwar Nasihin, deretan akun palsu yang mengatasnamakan pejabat seperti bupati dan wakil bupati bermunculan di momen lebaran ini.

"Dari pantauan kami akun media sosial palsu yang mengatasnamakan para pejabat di Kuningan mulai bermunculan, terutama di momen lebaran ini," tutur Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (13/5). 

Dia menjelaskan, pembuat akun palsu tersebut kemungkinan besar ingin melakukan penipuan kepada siapapun agar mendapat keuntungan pribadi. 

Untuk itu, Anwar meminta masyarakat Kuningan untuk waspada dan tidak mudah percaya jika mendapat pesan dari akun yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi.

"Masyarakat jangan percaya begitu saja apabila ada akun Facebook atau akun medsos lain yang mengatasnamakan Bupati Kuningan atau pejabat publik lainnya. Akun resmi dapat dilihat langsung dari profil dan juga postingannya," jelasnya. 

Di momen lebaran ini, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial serta momen lebaran harus dijadikan ajang untuk bisa menjaga kondusifitas dan persaudaraan.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak sembarang menyebarkan informasi yang belum tentu benar, apalagi mengandung ujaran kebencian," ujarnya.

"Ini kan lagi lebaran, momennya pas untuk saling menjaga kondusifitas dengan tidak mudah termakan informasi hoaks. Mari sama-sama juga menjaga silaturahmi dan persaudaraan masyarakat Kuningan," pungkasnya.