Di Musim Penghujan, Warga Diimbau Waspadai Potensi Banjir Dan Longsor

Banjir di Kota Bekasi/RMOLJabar
Banjir di Kota Bekasi/RMOLJabar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kesiapsiagaan, dalam menghadapi bencana banjir dan longsor di musim penghujan. 


Adanya RW Siaga, Pemuda Tanggap Bencana, dan Kelurahan Tangguh Bencana diharapkan juga berperan aktif bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk evakuasi warga terdampak bencana banjir dengan memprioritaskan evakuasi terhadap orang tua, anak-anak dan wanita.

Demikian dikatakan Pelaksana Harian Kepala BPBD Kota Bekasi, Agus Harpa, Jumat (16/10).

"Kita juga akan siap siaga membatu warga yang membutuhkan bantuan saat bencana tersebut terjadi walaupun dengan SDM dan sarana prasarana yang belum mencukupi. Maka, personil dan perahu karet disiagakan di 12 kecamatan yang ada. Dapur umum darurat juga sedia saat dibutuhkan," kata Agus.

Sebagai deteksi dini banjir, BPBD Kota Bekasi bersama stakeholder terkait memantau 24 jam perbatasan termasuk di 5 titik pantau Kali Bekasi. Hal tersebut penting dilakukan karena banjir terjadi di wilayah perumahan yang berada di sekitar aliran Kali Bekasi.

Nantinya saat ketinggian air sudah mulai tinggi, dapat segera diinformasikan pada masyarakat agar siaga. Sehingga warga bisa memanfaatkan waktu mengamankan seperti, surat berharga, perhiasan dan uang agar cepat mengevakuasi diri. 

"Informasi dari titik pantau cepat tersampaikan. Rata-rata bila hujan terjadi di hulu, 2-3 jam air kiriman datang. Ini ada jeda waktu masyarakat untuk berbenah diri," kata Agus. 

Menurutnya, siapapun tidak menginginkan bencana terjadi seperti bencana darurat Covid-19 yang menjadi penanganan bersama. Tapi bencana banjir dan longsor juga menjadi perhatian untuk sedini mungkin diantisipasi agar tidak terjadi. 

"Maka saya juga mengimbau warga tidak membuang sampah di kali agar air kali tidak terhambat, kemudian rajin mengecek drainase saluran lingkungan sekitar untuk diangkut sedimentasinya,"  katanya. 

Selain itu, meningkatkan kerja sama dengan semua unsur guna memudahkan komunikasi dan koordinasi pada saat datang bencana juga tidak kalah penting untuk dilakukan.

"Lingkungan turut membantu proses penyelesaian sehingga masyarakat merasa aman dan terbantu," tandasnya.