Di Tengah Pandemi Covid-19, Peminat Bisnis Properti Diyakini Masih Tinggi

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Agung Podomoro Group (ADG) menawarkan sebuah hunian rumah yang berlokasi strategis yang didukung oleh pengembangan infrastruktur di wilayah Kota Podomoro Tenjo di Bogor, Jawa Barat.


Assistant Vice President Kota Podomoro, Zaldy Wihardja mengatakan, Kota Podomoro Tenjo menawarkan rumah terjangkau dengan harga mulai Rp200 juta per unit.

Ia menilai, meski pandemi Covid-19 membuat perekonomian di segala lini melemah. Dirinya meyakini bisnis sektor properti masih menjanjikan karena peminatnya masih tinggi.

"Sejak sebulan diperkenalkan sudah ada sekitar seribu peminat. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian di segmen menengah masih tinggi," ucap Zaldy dalam Webinar Virtual dengan Tema 'Pasar Properti Booming Di Tengah Pandemi', Jumat (18/9).

Dilihat dari sisi investasi, kata Zaldy, saat pandemi berakhir, harga properti di wilayah tersebut akan cenderung mengalami kenaikan. Sebab, kawasan ini merupakan pertemuan 3 kabupaten/kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

"Daerah ini termasuk wilayah dengan pertumbuhan industri yang cukup tinggi," ungkapnya.

Ia mengatakan dengan total lahan seluas 650 hektar, masyarakat yang tinggal di kawasan ini dapat memanfaatkan infrastruktur untuk menunjang gaya hidup sehat dengan berolahraga seperti jogging dan bersepeda.

Ini bagian dari konsep Living in Style suatu kondisi yang membawa masyarakat bergerak menuju pada pemikiran dan kehidupan yang lebih modern didukung sarana dan prasarana penunjang yang komprehensif dan memadai.

"Komitmen kami adalah membangun kota baru yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat kekinian dan fasilitas yang dibangun akan menunjang aktivitasnya secara efisien. Kota Podomoro Tenjo akan terus mendorong bangkitnya ekonomi sekitar dan semoga pandemi ini segera berakhir," tandasnya.