Dianiaya Hingga Alami Luka, Ketua Kadin Majalengka Lapor Polisi

Kepala Divisi Agri Bisnis PDSMU yang juga Ketua Kadin Majalengka, Redi Sugara/Ist
Kepala Divisi Agri Bisnis PDSMU yang juga Ketua Kadin Majalengka, Redi Sugara/Ist

Penganiayaan secara fisik menimpa Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Majalengka, Redi Sugara pada Senin, (13/09). Akibatnya, Redi mengalami luka ringan.


Diceritakan Redi, kejadian bermula ketika dirinya tengah menjalani rutinitas sebagai Kepala Divisi Agri Bisnis Perusahaan Daerah Sindangkasih Multi Usaha (PDSMU) Majalengka. Saat itu, datang tiga orang tamu di antaranya inisial EN yang melakukan penganiyaan.

"EN datang keruangan saya melakukan penganiyaan dengan cara memukul dan mencekik, tak hanya itu saya juga ditarik ke luar kantor, dan dicekik lagi," ujar Redi saat konferensi pers di Kantor PDSMU Majalengka, Rabu (15/9).

Sebelumnya, terang Redi, dirinya menerima ancaman lewat telepon dari pelaku pada Minggu (12/9) malam. Pelaku menyatakan akan mendatangi kantor Redi, sehingga pemukulan yang menimpanya diduga sudah direncanakan.

"Malam sebelum kejadian pelaku melakukan ancaman terlebih dahulu. Siangnya (Senin), saat saya di kantor, datang tiga orang," jelas dia.

"Dicekik dua kali, masing-masing di dalam ruangan dan di luar gedung. Saat mencekik yang pertama juga disertai pukulan menggunakan bundelan kertas," ungkapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Redi Sugara, Enza Wardana mengatakan pihaknya sudah melaporkan ke Polres Majalengka beberapa jam setelah kejadian. 

"Tak lama dari kejadian, kita menyampaikan laporan kepada Polres Majalengka dengan disertakan bukti visum," jelasnya.

Disinggung terkait perkembangan kasusnya, Enza menyampaikan proses hukum sedang berjalan, meskipun pihak terlapor sempat meminta maaf.

"Klien kami sudah memberikan maaf sebelum terlapor meminta duluan, tetapi kita juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan," tandasnya.