Diduga Aniaya Anggota Polisi, 6 Petinggi KAMI Diperiksa Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A. Chaniago/RMOLJabar
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A. Chaniago/RMOLJabar

Sebanyak 6 petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang ada di Kota Bandung diperiksa jajaran Polda Jabar. Pemeriksaan dilakukan karena mereka diduga telah menganiaya anggota kepolisian di sebuah rumah di Jalan Sultan Agung, sekira pukul 18.30 WIB, Kamis (8/10).


Pemeriksaan dilakukan terhadap enam petinggi KAMI sekira pukul 10.00 hingga 17.00 WIB, Kamis (15/10) kemarin. Lebih dari 10 pertanyaan disampaikan penyidik kepada para petinggi KAMI, yang terdiri presidium, bendahara, dan simpatisan. 

"Untuk substansi penyidikan kami belum tahu, yang jelas permeriksaan dilakukan karena yang bersangkutan diduga mengetahui terkait kasus penganiayaan anggota Polri," jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, Jumat (16/10).

Menurutnya, mereka diduga mengetahui penganiayaan sehingga dilakukan pemanggilan untuk diminta keterangan. Keenam petinggi KAMI diperiksa terkait kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap anggota polisi berpangkat Brigadir berinisial A.

"Apakah yang bersangkutan mengetahui kasus tersebut dan sejauhmana keterlibatannya," imbuhnya.

Saat ini, Polda Jabar terus melakukan pendalaman karena diyakini bukan hanya mereka yang terlibat dalam penganiayaan. Kasus tersebut juga akan dikembangkan dengan meminta keterangan saksi yang berada di sekitar Jalan Sultan Agung. 

Adapun inisial enam petinggi KAMI yang diperiksa yakni, RWK (Presidium KAMI), P (Presidium KAMI), L (Bendahara KAMI), O (Aktivis KAMI), AB (Aktivis KAMI), dan WH (Pemilik Posko KAMI).