DLH DKI Jakarta Angkut 17,5 Ton Sampah Paska Unjuk Rasa UU Ciptaker

Petugas DLH DKI saat mengangkut sampah/Twitter
Petugas DLH DKI saat mengangkut sampah/Twitter

Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen untuk menolak Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja pada Selasa kemarin (13/10) menyisakan tumpukan sampah yang tidak sedikit.


Begitu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Andono Warih melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/10).

"Total sampah yang berhasil kami angkut 17,5 ton atau 47, 43 meter kubik," kata Andono.

Andono menjelaskan, DLH DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 500 petugas untuk melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum pasca demontrasi.

Selain menerjunkan ratusan personel pihaknya juga mengerahkan puluhan armada diantaranya 12 unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), 12 unit pikap, 11 unit truk sampah anorganik, dan 25 unit truk sampah tiper.

Ratusan petugas dan armada itu disebar ke beberapa lokasi konsentrasi sampah diantaranya, Jalan Medan Merdeka Barat tepatnya depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Timur, Tugu Tani, sekitar Jalan Budi Kemuliaan, dan Kawasan Simpang Senen.

"Petugas kami siapkan dengan 650 karung dan 250 sapu. Kami terus lakukan penanganan sampah sampai tuntas," tandas Andono seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.