DPRD Jabar Harus Desak Pemprov Untuk Tangani Banjir Pantura

Banjir di Subang/RMOLJabar
Banjir di Subang/RMOLJabar

Peristiwa banjir yang melanda wilayah Pantura beberapa waktu terakhir seolah dibiarkan tanpa adanya penanganan serius. Peran dan solusi dari para legislator pun dipertanyakan dalam mengatasi banjir di Kabupaten Subang, Bekasi dan Karawang.


Tokoh Masyarakat Kabupaten Subang, Ridwan Hartiwan menilai, seharusnya anggota dewan di Daerah Pemilihan (Dapil) kawasan terdampak banjir angkat bicara lebih keras.

Sebagai legislator, mereka harus mendorong pemerintah provinsi membuat skema penanggulangan banjir Pantura secara permanen, atau turun langsung menampakkan batang hidungnya.

"Kemana peran anggota Dewan itu, gak kritis, gak punya ide dan bahkan ada yang gak turun ke lapangan membantu rakyatnya yang sedang sulit, seharusnya mereka mendesak Pemprov bekerja lebih cepat, kan itu fungsinya," ujar Ridwan Selasa (23/2).

Masih Ridwan, ia melihat anggota DPRD Jabar seperti ada tapi tiada, "Wujuduhu ka adamihi, ada tapi gak ada padahal mereka seharusnya berteriak paling keras dan membantu korban banjir konsisten," tegasnya.

Ia mengatakan, masyarakat menilai disaat akan Pemilu wajah mereka ada di mana-mana, namun ketika sudah duduk di kursi malah tak terdengar suaranya.

"Saya searching di google gak ada itu informasi dan pemberitaan anggota DPRD jabar terkait usulan penanganan banjir misalnya atau ada anggota dewan dapil yang bersangkutan yang turun ke lokasi banjir juga gak ada infonya," ucapnya.

"Tidak ada alasan kegiatan setiap anggota DPRD Jabar tak diketahui publik, pasalnya setiap anggota dewan memiliki alokasi dana untuk mempublikasi kegiatan mereka yang difasilitasi humas DPRD Jabar," tutup Ridwan.