E-Warung Di Cirebon Belum Mandiri, Legislator: Ada Penggiringan Barang Untuk Penyuplai Besar

Heriyanto bersama Yoga Setiawan usai Kunker di Kecamatan Lemahabang/RMOLJabar
Heriyanto bersama Yoga Setiawan usai Kunker di Kecamatan Lemahabang/RMOLJabar

Sebagian besar E-Warung yang ada di Kabupaten Cirebon hingga saat ini belum mampu mandiri. Pasalnya, ada penggiringan barang untuk dipasok kepada penyuplai besar. 


Demikian diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Hariyanto usia kunjungan kerja di Pendopo Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Jumat (9/10).

Ia pun menuding penggiringan pada penyuplai besar menjadikan E-Warung tidak mandiri, sehingga uang dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang seharusnya berputar di desa malah mengalir ke distributor besar. 

“Tujuan dari adanya E-Warung agar kebutuhan masyarakat yang mendapatkan program BPNT dipasok oleh barang-barang yang ada di desanya, agar ada perputaran ekonomi di desa,“ ujar politisi Demokrat tersebut.

Senada, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Yoga Setiawan menyatakan, pihaknya akan segera memanggil  Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon agar permainan dan penggiringan E-Warung pada penyuplai besar dihentikan. 

“Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan akan segera memanggil Dinsos Kabupaten Cirebon untuk diklarifikasi ditemukannya penyuplai besar mensuplai E-Warung ini untuk dievaluasi," tutur Yoga.