Evakuasi Korban Longsor Cisolok Terhambat Cuaca Buruk

RMOLJabar. Proses evakuasi korban yang tertimbun longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi terus diupayakan. Namun demikian, Rabu (2/1) pagi, evakuasi sempat dihentikan akibat cuaca buruk.


Siti Maryam dari Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan, hujan deras terjadi secara terus-menerus, membuat situasi di lokasi semakin memburuk.

Terutama kondisi tanah jadi tergenang air, dan tentu licin. Sangat membahayakan bagi tim yang bertugas, belum lagi beberapa akses memang tertutup,” ungkap Siti, Rabu (2/1).

Dalam rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (2/1), Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas menyebut, hingga sekarang data korban meninggal dunia sudah mencapai 15 jiwa. Sementara 20 jiwa masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

Sebelumnya dilaporkan ada 107 korban yang tertimbun, namun data dikoreksi menjadi 101 jiwa, 32 keluarga, dan 30 unit rumah. Angka itu didapat dari pendataan yang melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat setempat. Jadi, Tim SAR Gabungan masih mencari 20 jiwa yang masih dinyatakan hilang itu,” jelas Sutopo.

Usai hujan reda sekitar pukul 14.00 WIB, Sitik kembali mengabarkan bahwa Tim SAR Gabungan, termasuk Tim Emergency Response ACT sudah diperbolehkan untuk melanjutkan proses evakuasi. Bahkan, sudah ada dua alat berat yang dapat masuk ke lokasi untuk membantu pencarian korban.

Sesuai arahan Tim SAR Gabungan, kami pun kembali bergegas untuk mengikuti proses evakuasi lagi. Meski situasi dan kondisi lokasi belum kondusif, kami tetap berupaya dalam menemukan korban dengan tetap hati-hati, demi memprioritaskan keselamatan diri terlebih dahulu,” tambah Siti.

Sampai tulisan ini dimuat, Siti dan belasan Tim Emergency Response ACT bersama Tim SAR Gabungan masih melakukan evakuasi korban.

Semoga jumlah korban yang masih dinyatakan hilang bisa ditemukan hari ini, tidak tega melihat keluarga korban yang masih menunggu kabar hingga hari ini,” pungkas Siti.

Kecamatan Cisolok sendiri berada di zona bahaya longsor menengah dan tinggi. Berdasarkan peta prakiraan longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terdapat 33 kecamatan yang masuk ke dalam kategori longsor menengah hingga tinggi. [gan]