Gara-Gara Tamu, 369 Karyawan PT. Epson Positif Covid-19

dr. Alamsyah/RMOLJabar
dr. Alamsyah/RMOLJabar

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali mengalami kenaikan, salah satu penyebab terbesarnya berasal dari karyawan PT. Indonesia Epson Industry (IEI) yang berlokasi di kawasan East Jakarta Industrial Park (Ejip) Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.


Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan, hingga kini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di perusahaan tersebut, tercatat sudah mencapai 369 karyawan. Penyebabnya lantaran adanya tamu dari luar yang terkonfirmasi tanpa gejala, menjadi pemateri dalam acara yang digelar perusahaan tersebut di awal September.

"Kronologinya ketika kami mendapatkan informasi minggu lalu, hari Selasa, ada salah satu pegawai perusahaan yang positif. Atas laporan tersebut, kami langsung verifikasi ke lapangan tanggal 17 September kemarin. Kemudian kami investigasi ternyata awalnya kasus ini karena diawal September ada acara di sana. Yang dihadiri narasumber dari luar, ternyata orang itu positif tapi orang tanpa gejala, dan melakukan interaksi di sana," bebernya.

"Beberapa hari kemudian setelah acara, ada beberapa karyawan yang bergejala, lalu kemudian dilakukan rapid tes, ternyata ada beberapa yang reaktif. Lalu dilakukan swab dan ada 6 orang yang terkonfirmasi positif. Kemudian, di tanggal 12 (September) dilakukan Swab kembali, hasilnya ada 26 kasus positif, setelah itu berkembang terus dan semakin banyak. Di hari Jumat bertambah lagi menjadi 192 orang, kemudian di hari minggu sudah 352 dan update beberapa jam lalu sudah 369 kasus positif, dari 4000 spesimen yang sudah kita periksa," imbuhnya.

Kemudian, untuk meminimalisir penyebaran di lingkungan rumah karyawan positif Covid-19. Alamsyah juga telah melakukan Contact Tracing sejak beberapa hari lalu. Penelusuran tersebut dilakukan di beberapa wilayah seperti Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Serangbaru, Cikarang Barat, Cibitung dan Tambun Selatan serta beberapa wilayah lain yang menjadi tempat tinggal pasien positif Covid-19.

"Sudah dilaksanakan tracing sejak Jumat lalu oleh petugas - petugas di puskesmas, walaupun belum selesai semuanya, nanti bagi masyarakat yang terdeteksi melakukan kontak erat di lapangan, akan kita lakukan swab," ujarnya. 

Dari 369 karyawan PT Epson yang terkonfirmasi positif ini, Alamsyah merinci hanya sekitar 238 orang yang bertempat tinggal di Kabupaten Bekasi. Selebihnya berasal dari Kota Bekasi, Karawang, dan Jakarta.

Selain itu, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di perusahaan. Pihaknya mengungkapkan telah menghentikan aktifitas produksi di perusahaan tersebut selama 14 hari kedepan.

"Mulai tanggal 19 September kemarin untuk sementara operasional berhenti sampai tanggal 2 Oktober," kata dia.

Akibat kejadian ini, Alamsyah meminta kepada masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 namun tanpa gejala untuk tidak bepergian dan memilih untuk melakukan isolasi mandiri agar penyebaran Covid-19 cepat teratasi.

"Kembali lagi ke protokol kesehatan, ketika kedatangan tamu ada protokol yang harus ketat dijalankan, cuman memang akhir - akhir ini 80 persen penyebarannya itu berasal dari orang tanpa gejala, jadi memang dibutuhkan kejujuran bagi orang yang terkonfirmasi positif untuk tidak bepergian," tandasnya.