Gelar Rakerda Serentak, PAN Jabar Jaring Nama Capres-Cawapres 2024

Ketua DPW PAN Jabar, Dessy Ratnasari usai mendampingi sidak Mendag RI, Zulkifli Hasan di Pasar Kosambi, Kota Bandung/RMOLJabar
Ketua DPW PAN Jabar, Dessy Ratnasari usai mendampingi sidak Mendag RI, Zulkifli Hasan di Pasar Kosambi, Kota Bandung/RMOLJabar

DPW PAN Jabar saat ini tengah mengawal penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serentak DPD PAN se-Jabar. Hal itu dilakukan untuk menjaring aspirasi kader guna menyampaikan nama Capres dan Cawapres.


Ketua DPW PAN Jabar, Dessy Ratnasari mengungkapkan, Rakerda serentak DPD PAN di masing-masing masih berlangsung. Sehingga, pihaknya akan mengetahui aspirasi-aspirasi yang muncul dari para kader di daerah.

"Tentu kami akan mengumumkan (hasil Rakerda nanti pada saat Rakerwil PAN Jabar. Insyaallah Rakerwil itu akan di Juli," ungkap Dessy usai mendampingi sidak Mendag RI, Zulkifli Hasan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis (23/6).

Menurutnya, nama-nama kandidat yang muncul di Rakerda harus sesuai dengan basis PAN yakni, religius, modern, tradisional, dan moderat. Selain ketiga hal itu, kandidat ini idealnya memiliki rekam jejak kepemimpinan di dunia legislatif maupun eksekutif.

"Itu yang penting. Tentunya dia harus bisa menjadi seseorang pemimpin yang bisa berkolaborasi saat bekerja dan harus bisa mengayomi seluruh kepentingan masyarakat Indonesia," tuturnya.

Kendati begitu, Dessy mengaku nama Capres dan Cawapres yang muncul dari para di daerah tidak harus dari kalangan PAN. Hal itu sesuai yang amanatkan oleh Ketum PAN, Zulkifli Hasan.

"Siapa saja dibebaskan oleh Ketum, sehingga aspirasi apa pun akan diterima oleh Ketum, diseleksi oleh Ketum, siapa calon yang akan diusung oleh DPP PAN," ujarnya.

Lebih lanjut, Dessy menerangkan, pihaknya sudah menjaring nama kadidat tetapi DPW PAN Jabar tidak berwenang untuk menentukan. Namun, sejauh ini Dessy belum mau menyebut nama yang dimaksudkannya.

"Jadi ditentukan DPD masing-masing sehingga kami betul-betul bisa menangkap aspirasi dari masing-masing wilayah pasti Insyaallah berbeda. Engke be heula (nanti dulu) sing sabar (yang sabar). Jadi sabar dulu karena baru ada satu dua (nama kandidat) saja, dan kami Insyaallah hari ini akan rapat dengan kepungurusan DPD," tutupnya.