Hadapi 2021, Unpad Sarankan Ini Untuk Kabupaten Bandung

Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti/Net
Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti/Net

Universitas Padjadjaran (Unpad) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melakukan pembangunan wilayah secara inklusif. Pasalnya, Kabupaten Bandung dinilai menjadi wilayah dengan tingkat ketahanan lebih baik di masa pandemi Covid-19.


"Kreativitas dan inovasi yang dilakukan saat ini tidak bisa secara parsial saja. Perlu integrasi antara sektor primer dan tersier,” ungkap Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti saat menjadi pembicara kunci dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung tahun 2022 di Grand Sunshine Resort dan Hotel, Soreang, Rabu (31/3).

Rina memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Kabupaten Bandung mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi pada 2020 sebesar minus 1,82 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan tingkat penurunan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, yaitu sebesar minus 2,44 persen.

Data lain menunjukkan, sektor industri pengolahan mencatat kontribusi terbesar terhadap PDRB Kabupaten Bandung selama ini. Selama pandemi, sektor ini tumbuh minus 2,93%. Namun, angkanya masih tidak sebesar penurunan di Jawa Barat. Ini berarti, kata Rina, industri pengolahan di Kabupaten Bandung masih tetap jalan saat pandemi.

Meski sejumlah sektor ikut terdampak, lanjut Rina, sektor informasi dan komunikasi di Kabupaten Bandung mencatat angka peningkatan pertumbuhan yang positif, yaitu 23,60 persen.

"Data tersebut merepresentasikan bahwa Kabupaten Bandung termasuk wilayah yang punya daya tahan yang baik. Apalagi jika didukung dengan integrasi antar sektor dengan penguatan digital,” kata Rina.

Pendidikan Dan Kesehatan

Di hadapan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bandung, Rina memaparkan optimisme kemajuan Kabupaten Bandung pada 2021. Salah satunya terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung sebesar 72,39. Angka ini lebih tinggi dari Jawa Barat (72,09) dan nasional (71,94).

Karena itu, Rina mendorong Pemkab memudahkan akses seluas mungkin bagi masyarakat Kabupaten Bandung untuk mendapatkan pendidikan formal maupun informal. Dalam hal ini, Unpad siap menjadi mitra Pemkab Bandung dalam hal pembelajaran.

“Dengan kolaborasi Pentahelix, Unpad siap membantu,” kata Rina seperti dikutip dari laman Unpad.

Selain sektor pendidikan, kesehatan juga menjadi sektor yang perlu diperhatikan. Rektor mengatakan, sistem layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung harus terintegrasi. Tidak hanya dokter, setiap layanan kesehatan juga melibatkan sejumlah tenaga kesehatan lainnya.

“Di Puskesmas maupun RSUD, tidak hanya dokter saja, tetapi interprofesional. Ada ahli gizinya, ahli obat, hingga psikolog,” tandas Rina.