Hadapi Libur Nataru, SAR Bandung Siagakan Personel Di Titik Rawan Dan Keramaian

Memasuki libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan  (BASARNAS) tingkatkan kesiapsiagaan. Sejumlah personil akan ditempatkan di titik-titik rawan bencana, termasuk di sejumlah tempat wisata pavorit warga Jawa Barat.


Demikian dikatakan Kepala Kantor SAR Bandung,  Deden Ridwansyah, kepada awak media di Bandung, Kamis (19/12).

"Jadi kalau yang ditanyakan kesiapan kami dari Basarnas tidak mengenal musim. Musim kemarau, hujan, natal, tahun baru, bahkan lebaran, kami siaga setiap  hari 24 jam. Tetapi terkait Nataru ini semua tentunya ada peningkatan, personel yang mengajukan cuti kami larang," ujar Deden.

Ia memprediksi, pantai masih menjadi tempat wisata yang bakal ramai dikunjungi wisatawan. Oleh karenanya pihaknya pun telah mensiagakan personel khusus di pantai.

"Kami juga menempatkan personel di Pangandaran dan Santolo (Kabupaten Garut), karena masyarakat masih meminati wisata di pantai, terutama saat tahun baru. Kami menempatkan personel di sana bersama Pos Lanal (Pangkalan Angkatan Laut) yang ada di sana, kemudian Polairud secara bersama-sama untuk keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung wisata," ucap Deden.

Deden mengatakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi puncak musim hujan terjadi pada bulan Februari. Berdasarkan prediksi BMKG itu pihaknya telah menyiapkan personel maupun sarana dan prasarana untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin terjadi.

"Berdasarkan hal itu kami dari Basarnas menyiapkan personel, sarana, dan prasarana yang ada untuk melaksanakan pengamanan di Nataru (Natal dan Tahun Baru) 2019, serta mengantisipasi segala kemungkinan dan cuaca yang terjadi di Jawa Barat ini," kata dia.

"Kita juga tidak berharap bencana akan datang, tapi kami di Jawa Barat ini sudah 100 persen siap, ya mudah-mudahan tahun ini tidak ada kejadian," demikian Deden.