Hari Ini, Gerak Jabar Gelar Aksi Unjuk Rasa Lawan Teror Kriminalisasi Ulama

Ketua Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat (Gerak Jabar) Roinul Balad/Net
Ketua Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat (Gerak Jabar) Roinul Balad/Net

Ketua Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat (Gerak Jabar), Roinul Balad angkat bicara mengenai kasus penusukan Syekh Ali Jaber yang terjadi beberapa hari lalu. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan teror terstruktur terhadap ulama.


"Beberapa hari yang lalu kita melihat bagaimana upaya kejahatan yang dilakukan terhadap Syaikh Ali Jaber ketika akan mewisuda para penghafal Al-Qur'an seorang pemuda dengan cekatan menaiki panggung lalu menusukkan pisaunya dan melukai tangan kanan Syaikh Ali Jaber," ucap Roin, Jumat (25/9).

Tak hanya itu, baru baru ini juga terjadi kasus baru. Orang yang menyatakan dirinya "Gila" secara sadar dan sengaja merusak kaca Masjid Nurul Jamil, Bukit Dago, Bandung. Meneror pengurus masjid sehingga beberapa bagian masjid rusak.⁣⁣

"Pola-pola seperti ini berulang dan pasti ada orang yang lebih gila lagi menggerakkan orang-orang gila ini sehingga perlu adanya kesiapsiagaan dari masyarakat khususnya rakyat Jawa Barat," tegas Roin, kepada Kantor Berita RMOLJabar.

Dikatakan Roin, dalam menjaga kondusifitas serta keamanan wilayah di mana masjid-masjid dan para asatidz serta ulama-ulama yang menjadi sasaran "Orang Gila" selama ini, pihaknya merasa perlu melakukan aksi unjuk rasa sekaligus menampakan sikap yang jelas yaitu melawan setiap pergerakan yang meneror umat Islam.

Rencananya, kata Roin, aksi tersebut akan berlangsung pada Jumat (25/9) hari ini pukul 11.30 WIB di Masjid Istiqamah Jalan Taman Citarum No. 1, dengan agenda 'Aksi Siaga Melawan Kebangkitan Komunis'.

"Untuk itu pula kami mengundang segenap masyarakat, ormas, OKP, LSM, komunitas dakwah, pengurus-pengurus masjid, harokah dakwah dan siapapun yang merasa bahwa telah nyata adanya ancaman terhadap keamanan bersama," tandasnya.