Hasil Rapid Test 13 ODP Di Kabupaten Subang Dinyatakan Positif, Kadinkes: Kondisinya Masih Sehat

Sebanyak 1.774 warga Kabupaten Subang yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test. Setelah menjalani pemeriksaan hasilnya 13 orang dinyatakan positif.


Namun demikian pemerintah Kabupaten Subang tidak menjadikan hasil rapid test sebagai acuan dalam menetapkan warganya yang dinyatakan positif terjangkit virus corona baru atau covid-19. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr.Nunung Syuhaeri menyebut bila warga yang dinyatakan positif itu masih sehat.

"13 ODP itu saat ini kondisinya sangat sehat,” ujar dr. Nunung didampingi Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid 19 Kabupaten Subang Ruhimat Jum'at (10/4). Petang.

Menurut dr. Nunung, setelah dinyatakan positif melalui rapid test pihaknya masih ingin memastikan status 13 ODP tersebut melalui Swab Test, Sabtu (11/4) besok hari di ruang Isolasi RSUD Subang.

“Besok mereka semua akan kita isolasi dan dilakukan Swab untuk memastikan positif atau negatifnya Corona. Yang perlu disampikan hasil rapid tes ini merupakan pemetaan dan penjaringan bukan diagnosa pasti sesorang terkena Corona," kata dr. Nunung.

Dari 13 tersebut, lanjut dr. Nunung, laki-laki berjumlah 8 orang dan perempuan 5 orang. Dia menjelaskan, pada umumnya mereka berasal dari zona merah, Negara yang terpapar Corona lalu dari kota Bogor, Jakarta, dan Bandung.

Selajutnya, dr. Nunung, mengaku pihaknya tak bisa memastikan kapan hasil Swab test tersebut bisa diperoleh. “Normalnya memerlukan waktu 3 hari, namun yang melaksanakan bukan hanya Subang, waiting list pemeriksaan kabupaten kota lainnya,”sebutnya.

Saat ditanya asal orang-orang yang dinyatakan positif melalui rapid test tersebut, dr. Nunung menolak menyebutkannya. Padahal, hal itu diperlukan agar masyarakat tahu wilayah mana saja yang sudah beresiko tinggi terjangkit virus asal China tersebut. Belum lagi status keluarga dan orang-orang yang pernah  berinteraksi dengan 13 orang itu hingga kini masih gelap.

Disebutkan dr. nunung, dari 13 orang yang positif Rapid Test, saat ini masih diisolasi masing-masing rumahnya.

“13 orang tersebar di kecamatan, tidak bisa disebutkan, namun akan di isolasi dibekas asrama gedung Akper yang lama," katanya.

Baginya hasil rapid test tak merubah data statistik korban virus corona Kabupaten Subang.

"Adanya satu warga Subang positif corona, kini Subang bertatus zona kuning,"jelasnya.

Ditempat yang sama Bupati Subang H. Ruhimat menjelaskan bahwa, Adanya 13 ODP positif Corona hasil Rapid Test, dirinya selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menghimbau kepada warga agar tidak panik.

"Besok yang 13 ODP dinyatakan positif  Hasil Rapid Test akan dilakukan Swab. Besok mereka akan kita lakukan isolasi,"ujarnya.

Selajutnya, Bupati meminta kepada seluruh warga Subang yang berada di luar kota terutama zona merah agar tidak pulang kampung dahulu, sebagai upaya kita memutus mata rantai penularan Corona di Kabupaten Subang.