Hingga Oktober, BHM Telah Memproduksi 14.000 Pack Sayur Non Pestisida

Petani Binaan Bandung Hydromarket bangga dengan hasil panennya/RMOLJabar
Petani Binaan Bandung Hydromarket bangga dengan hasil panennya/RMOLJabar

Komunitas Hidroponik, Bandung Hydromarket merilis data, sepanjang September hingga Oktober 2020 pihaknya berhasil mendistribusikan 14.000 an pack sayur non pestisida.


Faris Hadi Abdullah, General Manager Bandung Hydromarket ( BHM ) mengatakan, sayuran non pestisida ini telah didistribusikan kelebih dari 110 titik seller ( penjual ) yang ada di Kota Bandung.

“ Ini untuk 3 komoditas regular, kangkung ,pakcoy dan bayam hijau,” kata Faris pada kantor berita RMOLJabar, Sabtu, (21/11).

Faris optimis, produksi hasil panen petani hidroponik dibawah naungan Bandung Hydromarket di bulan November akan lebih banyak dibanding periode bulan September dan Oktober.

“ November ini kita prediksi produksi sayur dari petani kita akan menyentuh di angka 9.000 pack atau naik lebih kurang 25 persen an dari produksi bulan  September dan bulan oktober. Di bulan Desember sendiri kita targetkan ada sekitar 15.000 pack sayur bisa terdistribusi merata ke seluruh seller yang ada dikota Bandung. Jadi periode November dan desember total kita prediksi mencapai produksi sekitar 24.000 pack,” jelas Faris.

Bandung Hydromarket mewadahi petani kota Bandung yang melakukan budidaya sayur melalui sistem hidroponik. Dalam setiap produksi sayur, komunitas ini fokus  menggarap tanaman palawija tanpa pestisida kimia sintetis.

Sejak didirikan pada Agustus 2019, komunitas ini telah membina lebih dari 80 petani kota. Selain mewadahi petani yang ada dikota Bandung, komunitas ini juga telah melakukan ekspansi ke berbagai kabupaten kota yang ada di Jawa Barat seperti Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Bandung, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.