Ilham Aliyev: Armenia Telah Melakukan Kesalahan, Kini Mereka Merasakan Akibatnya

Ilham Aliyev/Net
Ilham Aliyev/Net

Perang antara Azerbaijan dan Armenia terus berlanjut ditengah menguatnya dorongan dunia internasional agar kedua negara melakukan gencatan senjata. Baik Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, maupun Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, tak bergeming, keduanya masih ingin meneruskan perang.


Aliyev menegaskan, apa yang dilakukan negaranya sejalan dengan hukum internasional karena semua negara mengakui bila Nagorno Karabakh adalah bagian integral dari Azerbaijan.

“Dan tak ada negara yang mengakui kedaulatan Nagorno Karabakh,” ujarnya kepada Al Jazeera, Senin (3/10).

Menurutnya kebijakan luar negeri pemerintah Armenia telah melampaui batas dengan melakukan intervensi pada wilayah Azerbaijan.

“Selain itu Armeni melampaui peran mereka di dalam hubungan internasionalnya dengan ikut campur urusan Nagorno Karabakh,” kata Aliyev.

Masih kata Aliyev, pemerintah Armenia telah melakukan kesalahan fatal dengan melakukan serangkain provokasi dan serangan militer terhadap Azerbaijan.

“ Kini mereka merasakan akibatnya,”ujar Ketua Partai Azerbaijan Baru itu.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengklaim bila pasukannya telah menghancurkan ratusan Alutsista pasukan Armenia.

“Armenia telah kehilangan 200 tank dan kendaraan lapis baja lainnya,” dikutip Sputnik beberapa hari lalu.

Pihak Azerbaijan juga mengaku telah merebut banyak pos komando tentara Armenia, menghancurkan ratusan kendaraan pengangkut dan artileri, termasuk sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia.