Indramayu Barat Dan Bogor Timur Masuk Usulan CDPOB

Anggota Komisi I DPRD Jabar Haru Suandharu/Net
Anggota Komisi I DPRD Jabar Haru Suandharu/Net

Gubernur Jabar Ridwan Kamil beberapa waktu lalu mengusulkan Kabupaten Indramayu Barat dan Bogor Timur masuk dalam Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB). 


Hal tersebut juga dinilai untuk mendukung Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar tahun 2018-2023. 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Jabar, Haru Suandharu mengatakan, pihaknya baru menerima surat dari Gubernur dan disposisi dari Pimpinan DPRD Jabar. Oleh karena itu, DPRD Jabar melalui Komisi I memerlukan waktu untuk melakukan kajian seperti 3 Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) sebelumnya.

"Setelah dilakukan kajian, kemudian dilakukan rapat kerja dengan OPD terkait dan semua stakeholder," kata Haru, Selasa (23/2).

Menurutnya, Komisi I akan mengajukan ke Pimpinan DPRD Jabar melalui Badan Musyawarah (Bamus) untuk menyampaikan hasil kajiannya. Ke depannya hasil visibel tersebut akan diputuskan dalam sidang paripurna. 

"Sekarang kan belum dibuka sebetulnya pemekaran untuk kedua daerah tersebut. Posisinya sekarang masih moratorium tetapi kami memproses saja usulan dari daerah sesuai dengan kewenangan daerah," tuturnya.

Kendati begitu, Haru menyebut ketika sebuah daerah akan dilakukan pemekaran harus menempuh proses serta mendapatkan persetujuan dari pemerintah eksekutif dan legislatif setempat. Jika hal tersebut telah ditempuh dan disepakati baru dapat diajukan ke Pemprov Jabar.

"Setelah dilakukan kajian oleh Pemprov kemudian diajukan ke Pemerintah Pusat. Sebab, Pemerintah Pusat juga memiliki mekanisme sendiri," tukasnya.

Usulan tersebut disampaikan Ridwan Kamil kepada Ketua DPRD Jabar pada surat bernomor 373/OD.04.02/PEM.OTDA.