Inggris Galang Dukungan Jegal Rusia, China Dan Arab Saudi Terpilih Di Komisi HAM PBB

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Berbagai kelompok pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) mengajukan protes kerasa atas pengajuan China, Rusia dan Arab Saudi masuk dalam Komisi HAM Perserikatan Bangsa Bangsa. Tak hanya para pegiat HAM, Inggris dan negara-negara lain pun berusaha menggalang dukungan agar ketiga negara tersebut tak terpilih.


DikutipThe Sun, Inggris keberatan China terpilih selama negeri Tirai bamboo tersebut belum mengijinkan Komisi HAM PBB melakukan investigasi terkait pelanggran HAM terhadap Uighur di Xinjiang dimana sekitar 1,5 juta muslim di sana telah ditahan dan disiksa.

Dilaporkan Guardian, seorang pelarian dari China, Yang Jianli menuduh bila dalam Sembilan bulan terakhir pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah China kian massif.

Menurut yang, tak hanya pelanggaran HAM terhadap muslim Uighur, China juga telah merampas kebebasa politik di Hongkong.

Ia menegaskan, dengan parameter apapun tetap saja China adalah negara pelanggar HAM yang tak pantas duduk di Komisi HAM PBB.

Tuduhan penggunaan racun oleh agaen-agen Rusia untuk membungkam penentang rezim Vladimir Putin jadi alasan negara tersebut tak layak duduk di Komisi HAM PBB.

Pun demikian dengan Arab Saudi, para pegiat HAM menuding Arab Saudi pun banyak melakukan pelanggaran HAM yang akan membuat negara tersebut tak akan terpilih.

Masih menurut The Sun, Rusi kemungkinan tak akan mengahadapi kendala. Namun China akan bersaing dengan Arab Saudi, Pakistan, Nepal dan Uzbekistan untuk meraih minimal 97 dukungan.