Israel Bakal Selidiki Penyebab Tewasnya Puluhan Orang Dalam Perayaan Lag B’Omer

Perayaan Lag B'Omer yang menyebabkan puluhan warga di Israel tewas/Net
Perayaan Lag B'Omer yang menyebabkan puluhan warga di Israel tewas/Net

Penyelidikan bakal dilakukan Badan Pengawas Pemerintah Israel atas peristiwa berdesakan yang menewaskan 45 orang dan melukai lebih dari 140 lainnya, di Gunung Meron wilayah Galilea, Jumat (30/3) lalu.


"Saya hari ini ingin mengumumkan bahwa saya bermaksud membuka audit khusus yang akan menyelidiki keadaan yang menyebabkan tragedi ini," terang Pengawas Negara Matanyahu Englman, diberitakan Reteurs, Senin (3/4).

Ia mengatakan, pengawas negara bisa menyelidiki dan menerbitkan temuan, tetapi tidak bisa mengajukan tuntutan pidana, yang menyebabkan sebagian kalangan meminta agar otoritas lebih tinggi menyelidiki insiden tersebut.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga menjanjikan penyelidikan, tetapi tidak memberikan rincian apa pun.

"Kita akan memeriksa dengan cara-cara sepatutnya, secara mendalam dan bertanggung jawab, semua masalah yang terkait dengan pertemuan-pertemuan perayaan di gunung itu, saat ini dan pada masa lalu," ujar Netanyahu.

Kantor pengawas tersebut beberapa tahun lalu menyebut kompleks Gunung Meron berbahaya dalam laporan dari 2008-2011.

Kompleks tersebut situs makam Rabbi Shimon Bar Yochai pada abad ke-2, menarik puluhan ribu orang Yahudi ultra-Ortodoks untuk perayaan tahunan Lag B’Omer.

Selama perayaan, kerumunan besar orang memasuki terowongan sempit, sehingga menyebabkan massa berdesakan dan terinjak-injak.

Insiden berdesakan dan terinjak-injak itu adalah salah satu bencana sipil terburuk dalam sejarah Israel, dan pada Minggu (2/5), negara Israel memulai hari berkabung.