Jabar Terima Bantuan Kemanusiaan Dari OJK

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima bantuan kemanusiaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu masyarakat korban bencana di Jabar. 


OJK memberikan Rp200 juta untuk Jabar Bergerak dan Rp50 juta untuk Jabar Quick Response. Dana seperempat miliar akan disalurkan kepada masyarakat di kabupaten/kota yang sedang dilanda bencana. 

"Terima kasih OJK telah membantu korban bencana melalui Jabar Quick Response dan Jabar Bergerak. Mudah-mudahan saling menguatkan dan membawa hal-hal yang baik untuk masyarakat Jabar yang terdampak bencana,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (14/3).

Selain memberikan bantuan, Pemprov Jabar dan OJK sepakat berkolaborasi memulihkan perekonomian Jabar dengan mengurangi pengangguran melalui pembiayaan untuk pengembangan UMKM dan teknologi digital. 

“Kami sudah melaporkan salah satu program kita yang tengah berjalan ialah borongdong.id, mengajak 300 ribu ASN berbelanja,” ungkap Emil, sapaan akrabnya.

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 belanja adalah salah satu bentuk bela negara. Oleh karena itu, Pemprov Jabar berupaya terus meningkatkan daya beli masyarakat di level korporasi. 

“Itulah kenapa kredit membeli mobil dengan bunga nol persen ini, maksudnya agar mereka yang mampu jangan menahan diri. Silahkan beli motor, mobil, rumah dan lain-lain,” katanya.

Emil juga meminta masyarakat menyukseskan vaksinasi karena akan memberikan sikap optimisme pasar dan pulihnya ekonomi.

“Terbukti selama PPKM ternyata jual beli di level UMKM di Jabar naik 20-30 persen sehingga UMKM-nya sudah membaik, tinggal skala korporasi tentunya bisa kita dorong dengan lebih baik,” tandasnya.