Jalan Sepanjang 3,6 Kilometer Penghubung Dua Kecamatan Akan Dibangun Pemkab Garut

Pemkab Garut berencana membuka jalan yang menghubungkan kecamatan Cihurip dengan Cisompet. Pasalnya, selama ini kedua kecamatan yang bertetangga tersebut tidak memiliki akses penghubung.


Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menerangkan, akibat tidak adanya akses penghubung, masyarakat Cihurip dan Cisompet hanya bisa menggunakan jalan setapak. Untuk itu, jalan tersebut akan dibuka sepanjang 3,6 kilometer.

"Sudah ada jalannya dari dulu, tapi jalan kaki. Dulu ada jalan yang dirintis, cuma masih batu dan sekarang kena longsor. Kalau pakai kendaraan, harus memutar ke jalan provinsi, jaraknya lebih jauh. Padahal dua kecamatan ini sangat dekat," kata Helmi, Kamis (12/3).

Menurutnya, pembangunan jalan yang telah ditunggu warga sejak puluhan tahun tersebut akan menggunakan swakelola. Pihaknya menjamin semua perizinan dan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) akan ditempuh.

Helmi mengaku tidak ingin pembangunan jalan tersebut memunculkan masalah, apalagi sebagian kawasan yang melewati hutan produktif. "Hutan produktif itu kan ada di bawah pengelolaan Perhutani. Yang pasti harus ada Amdal dan izin lain, termasuk ke Perhutani," ujarnya.

Helmi menilai, hutan produksi relatif lebih mudah dalam mengurus perizinannya. Terlebih, kawasan hutan sudah lama digarap masyarakat. "Ada lahan warga, ada juga lahan negara. Cuma sudah digarap masyarakat jadi kebun. Lebar jalan tiga sampai lima meter," ucapnya.

Dibangunnya akses jalan tersebut, kata Helmi, akan memudahkan warga Desa Cisangkal, Cihurip menuju Jatisari, dan Cisompet. Helmi berharap, dampak ekonomi juga dapat lebih baik dengan dibukanya jalan.

"Kepala Desa Cisangkal yang minta. Masyarakat yang lahannya kena (pembangunan jalan) minta ganti rugi. Kami juga sudah anggarkan," ucapnya.

Selain jalan, pihaknya juga akan membantu pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Desa Cisangkal dan pengembangan kawasan wisata.

"Di sana ke SMP jauh, sekitar tujuh kilo jaraknya. Yang terdekat itu di kecamatan. Untuk penataan wisata, akan dimulai juga akhir Maret ini. Ada curug (air terjun) yang bagus di sana," ujarnya.