Jangan Asal Kelola Limbah B3, Bahaya!

Ilustrasi limbah B3/Net
Ilustrasi limbah B3/Net

Para pengelola laboratorium, terutama tenaga pengelola limbah, perlu mencermati jenis limbah laboratorium dan limbah bahan berbahaya beracun (B3) agar tidak salah dalam mengelolanya. Sebab jika tidak dikelola dengan baik, limbah B3 akan mencemari dan merusak lingkungan.


Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Sunardi mengatakan, secara umum limbah B3 adalah zat senyawa, energi, komponen, hingga mikroba sisa kegiatan usaha yang karakteristiknya bisa mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan membahayakan lingkungan serta kesehatan.

Tolok ukur senyawa, energi, atau komponen itu dikategorikan limbah B3 didasarkan pada sifat, konsentrasi, dan jumlahnya yang berpotensi merusak lingkungan.

"Perlu perhatian dalam mengelola limbah yang kita hasilkan,” ujar Prof. Sunardi saat kegiatan Lokakarya Pengelolaan Limbah Laboratorium dan Limbah B3 di Lingkungan Unpad, belum lama ini.

Lokakarya itu diikuti 50 peserta yang berasal dari perwakilan fakultas dan unit kerja di lingkungan Unpad. Kepala Pusat K3L Unpad, Dr. Teguh Husodo mengatakan, lokakarya digelar guna mendukung penyelesaian permasalahan pengelolaan limbah khususnya di lingkungan Unpad.

"Pengelolaan limbah di kampus cukup kompleks. Melalui lokakarya ini, diharapkan kita bisa menyelesaikan persoalan limbah bisa dilakukan bersama-sama,” ujar Teguh seperti dimuat laman Unpad.