Juknis Belum Keluar, Dishub Jabar Maksimalkan Sosialisasi Permenhub 13/2021

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Transportasi Darat Dishub Jabar, Iskandar/RMOLJabar
Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Transportasi Darat Dishub Jabar, Iskandar/RMOLJabar

Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar akan memasifkan sosialisasi kebijakan larangan mudik untuk meminimalisasi mobilitas masyarakat.


Sebab, hingga saat ini Petunjuk Teknis (Juknis) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, belum keluar.

"Itu belum dikeluarkan, kami dari Dishub Jabar malah sedang memikirkan tentang mudik dini ini bisa diantisipasi," terang Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Transportasi Darat Dishub Jabar, Iskandar, Kamis (8/4).

Sebelum larangan mudik yang dimulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 ditetapkan, Dishub Jabar telah menyosialiasikan aturan tersebut. Pasalnya, sosialisas untuk mencegah mudik menjadi hal yang penting diketahui masyarakat.

"Larangan mudik Lebaran 2021 ini bukan saja hanya untuk angkutan umum namun juga untuk kendaraan pribadi," ujarnya.

Iskandar berharap masyarakat mematuhi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait larangan mudik. Sebab, hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan sebaran Covid-19 di Indonesia.

"Situasi terakhir kondisi kita di Jabar membaik untuk Covid-19. Akan tetapi, atas pertimbangan lintas sektor, setelah libur panjang kemarin selalu terjadi lonjakan kasus. Sehingga kita khawatir upaya kita untuk memberantas Covid-19 jadi sia-sia," tutupnya.