Kardaya Warnika: Anak Kena Stunting Tak Bisa Bersaing Dengan Yang Lain

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Kardaya Warnika/RMOLJabar
Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Kardaya Warnika/RMOLJabar

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Kardaya Warnika, DEA bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Cirebon melakukan sosialisasi pencegahan stunting di Balai Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/9).


Dijelaskan Kardaya, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi sejak dalam kandungan.

“Anak-anak yang terkena stunting tidak akan mampu untuk bersaing dengan maksimal dengan anak-anak lainnya,” ujarnya.

Namun sampai saat ini, kata Kardaya, banyak masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting tersebut.

“Kondisi stunting sendiri baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Dimana, pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Dengan kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya,” tuturnya.

Sayangnya, kata Kardaya, masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.

“Padahal seperti diketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik), dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah,” ungkapnya.

Karena itu, terang Kardaya, stunting  harus dicegah untuk menjamin masa depan Indonesia. Dengan memiliki anak-anak yang sehat dan kuat, maka nantinya Indonesia mampu bersaing dengan bangsa lain.

"Karena anak juga merupakan harapan keluarga," terang kata anggota Komisi IX DPR RI itu

Selain itu, Kardaya juga mengingatkan pentingnya melakukan perencanaan sebelum berkeluarga. Saat ini, lanjut Kardaya, sudah waktunya masyarakat merencanakan kehidupan berkeluarga agar bisa melahirkan generasi penerus yang sehat dan tumbuh dengan membawa prestasi.

"Agar anak-anak Indonesia mampu lahir dengan sehat dan tumbuh dengan berprestasi untuk mewujudkan SDM Indonesia yang tidak kalah dengan negara lain," pungkasnya.