Kata Ariza, Pemprov DKI Tak Pernah Sebut PSBB Total

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Net
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/Net

Pemprov DKI Jakarta buka suara terkait kebijakan rem darurat dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menimbulkan kegaduhan di publik. Salah satunya mengenai penyebutan PSBB total.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tidak pernah menyebut istilah tersebut.

"Perlu diketahui sejak awal kita tidak pernah menyebut ada PSBB total, itu persepsi dari publik atau media, ketika kami akan menarik rem darurat," jelasnya saat menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa, Rabu malam (16/9).

Pria yang karib disapa Ariza itu pun membeberkan bahwa rem darurat yang dimaksud sesungguhnya adalah pengetatan secara bertahap. Sebab dalam PSBB kali ini berbeda dari yang sebelumnya karena masih mengizinkan 11 sektor esensial tetap beroperasi dengan kapasitas 50 persen dan kapasitas di luar itu beroperasi 25 persen.

"Jadi ada pendapat publik seolah-olah kami ingin memberlakukan PSBB total. Padahal bukan PSBB total tapi PSBB yang diperketat," tegas Ariza seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.